Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Mengenal Aquaplaning, Kondisi yang Rentan Jadi Pemicu Kecelakaan Saat Hujan

Saat musim hujan seperti sekarang, pengendara di Kota Malang harus waspada terjadinya aquaplaning.

rifky edgar/suryamalang.com
Ilustrasi kondisi arus lalu lintas di Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Saat musim hujan seperti sekarang, pengendara di Kota Malang harus waspada terjadinya aquaplaning.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution mengatakan saat hujan, pengemudi kendaraan bermotor menghadapi banyak tantangan, seperti jarak pandang terbatas, jalanan licin, atau genangan air.

"Genangan air itu dapat membahayakan pengguna kendaraan bermotor," ujar Ramadhan kepada SURYAMALANG.COM, Senin (14/12/2020).

Menurutnya, genangan air itu dapat menyebabkan terjadinya aquaplaning.

"Aquaplaning merupakan kondisi ban kehilangan traksi atau cengkeraman saat melewati genangan air dalam kecepatan tinggi sehingga memberi efek kendaraan bermotor serasa melayang di atas air bagi pengendaranya."

"Kondisi ini dapat menyebabkan kendaraan tergelincir dan terjadi kecelakaan," bebernya.

Agar terhindar dari aquaplaning, pengendara harus mengurangi kecepatan saat hujan karena jarak pandang terbatas.

"Saat melewati genangan air, jangan mengerem sekaligus. Kalau mengerem sekaligus, biasanya kendaraan akan selip dan tergelincir," jelasnya.

Meski sering hujan lebat dan terjadi genangan air di beberapa titik di Kota Malang, belum ada kecelakaan akibat aquaplaning.

"Sebab, aquaplaning terjadi saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Sedangkan kendaraan di Kota Malang cukup padat sehingga jarang ada pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi," tambahnya.

Ramadhan mengimbau pengendara selalu hati-hati saat mengendarai kendaraan.

"Tetap harus berhati hati karena terjadi genangan air mencapai 20 - 25 cm di beberapa titik. Genangan air tersebut dapat membuat motor mogok."

"Saat akan melewati genangan air, pengendara motor harus berpikir genangan air itu di atas knalpot atau tidak. Bila genangan air sampai di atas knalpot motor, bisa dipastikan mesin motor akan kemasukan air lalu mogok," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved