Breaking News:

Kronologi Penyesalan Suami di Jember Setelah Bunuh Istri Sah, Jasad Diciumi dan Darahnya Dibersihkan

Penyesalan Solihin berakhir di balik jeruji besi, setelah membunuh, jasad istrinya diciumi bahkan darahnya diseka

SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Ilustrasi mayat 

Kepala Buni pun luka parah dan kembali ke kamar kemudian berguling-guling menahan sakit.

Tak sampai di situ, Solihin mengejar Buni dan memukul serta membenturkan tubuh istrinya. .

Beberapa menit kemudian, Buni pun tergeletak tak bernyawa.

3. Penyesalan gara-gara emosi sesaat 

Solihin, berada di belakang Kasatreskrim Polres Jember AKP Fran D Kembaren dalam rilis, Senin (14/12/2020). Solihin tersangka tewasnya sang istri, Buni di Tisnogambar, Bangsalsari.
Solihin, berada di belakang Kasatreskrim Polres Jember AKP Fran D Kembaren dalam rilis, Senin (14/12/2020). Solihin tersangka tewasnya sang istri, Buni di Tisnogambar, Bangsalsari. (suryamalang.com/sri wahyunik)

Baca juga: Jabatan Mentereng Abdul Rozak Selama Jadi PNS, Pantas Total Gaji Ayah Ayu Ting Ting Sampai 500 Juta

Baca juga: Hidup Ciripa Berubah Drastis Lepas Jadi Asisten Uya Kuya: Tajir, Punya Banyak Bisnis & Istri Cantik

Mendapati istrinya sudah tak bernyawa, Solihin panik dan menyadari perbuatannya.

Solihin mengaku langsung minta maaf pada sang istri.

Solihin kemudian mengambil air bersih dengan ember untuk membersihkan darah di tubuh istrinya.

"Pelaku sempat membersihkan darah korban. Karenanya air di timba yang isinya perasan kain habis dipakai membersihkan darah di tubuh korban, juga kami sita."

"Pelaku juga sempat minta maaf ke jasad istrinya," ungkap Kasatreskrim Polres Jember AKP Fran Dalantan Kembaren Senin (14/12/2020).

Selain itu, Solihin juga sempat menciumi jasad sang istri.

Setelahnya, Solihin kabur dan mengunci pintu rumahnya.

4. Bukan pembunuhan berencana 

ilustrasi
ilustrasi (Tribunnews.com)

Baca juga: Reaksi Kahiyang Ayu saat Chacha Frederica Salah Menulis Selamat untuk Bobby Jadi Wali Kota Kendal

Baca juga: Update Zona Merah Jatim Selasa 15 Desember 2020: Lumajang, Tulungagung, Bondowoso Zona Oranye

Solihin mengaku tidak ada rencana untuk membunuh Buni.

Hal ini diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Jember AKP Fran Dalantan Kembaren.

"Tidak ada perencanaan. Pelaku spontanitas melakukan aksinya," ungkap Fran, Senin (14/12/2020).

Kepada penyidik, Solihin mengaku tindakan yang menghilangkan nyawa orang lain itu di luar dugaannya.

Solihin juga menyebut sang istrinya adalah sosok temperamental.

"Istrinya juga suka marah-marah. Menurut penuturan pelaku, korban ini temperamental," ungkap Fran.

Solihin kini dijerat Pasal 44 Ayat 3 UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved