Breaking News:

Pilbup Malang

Pasangan Ladub Ancang-ancang Gugat Hasil Pilbup Malang 2020, Temukan Indikasi Pelanggaran

Pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono berancang-ancang menggugat hasil Pilbup Malang 2020.

SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono berancang-ancang menggugat hasil Pilbup Malang 2020.

"Kami menghormat hasil pleno KPU Kabupaten Malang, dan kami juga mengucapkan terima kasih karena Pilbup Malang berjalan lancar dan damai," ujar Ali Ahmad, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Respon Tim SanDi Terkait Kemungkinan Gugatan Hasil Pilbup Malang 2020

Ali mencatat ada beberapa pelanggaran di Pilbup Malang 2020.

Pihaknya masih punya waktu tiga hari untuk menggugat hasil rekapitulasi suara Pilbup Malang.

"Tim sedang mengkaji terhadap beberapa temuan indikasi pelanggaran hukum selama proses Pilbup Malang," ungkap Ali.

"Juga ada juga dugaan instruksi kepada seluruh kepala desa untuk membuat surat pengajuan motor," ucap pria yang akrab disapa Gus Ali itu.

Gus Ali menyebut ada indikasi keterlibatan ASN dan kepala desa dalam mengkoordinir pemberangkatan agenda ziarah wali limo untuk dukungan kepada paslon petahana.

"Juga ada indikasi penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan paslon petahana. Ini sangat jelas terjadi dan kami punya banyak bukti," tegas Ali.

Ali merasa pihaknya dirugikan karena hasil penghitungan suara tidak sesuai dengan rekap form C1.

Ali menemukan kondisi tersebut di banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kabupaten Malang.

"Kami akan pelajari semua unsur itu. Kami masih punya waktu tiga hari untuk menggugat PHPU. Kami segera putuskan akan berlanjut ke MK atau tidak" terang Gus Ali.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved