Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Ubah Bahan Tisu, Mahasiswa UB Raih Medali Emas Korea International Women's Invention Exposition 2020

Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) meraih medali emas dalam ajang Korea International Women's Invention Exposition (KIWIE) 2020.

Humas UB
Putri Benida Ayuningsih, Anggarani Prameswari Wijayanti, dan Amalia Khairunnisa’. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) meraih medali emas dalam ajang Korea International Women's Invention Exposition (KIWIE) 2020.

Tiga mahasiswa itu adalah Putri Benida Ayuningsih (Ilmu Administrasi Publik-Fakultas Ilmu Administrasi), Anggarani Prameswari Wijayanti (Fakultas Ilmu Budaya), dan Amalia Khairunnisa’ (Fakultas Pertanian).

Tiga mahasiswa itu membuat penemuan mengganti bahan dasar pembuatan tisu yang berasal dari selulosa tumbuhan, dengan selulosa bakteri yang diperoleh melalui buah-buahan.

Ketua tim, Putri Benida Ayuningsih mengatakan penelitian ini diawali perasaan resah akibat penebangan pohon di Indonesia maupun dunia.

Putri menjelaskan tisu termasuk kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia.

Selama ini pembuatan tisu menggunakan kayu sebagai sumber selulosa.

Menurut hasil penelitian World Wildlife Fund dan Creative Agency Hakuhodo, produsen harus menebang 54 juta batang pohon untuk membuat 3,2 juta ton tisu toilet.

"Jika jumlah penduduk Indonesia 200 juta orang, dan per-harinya menggunakan setengah gulung tisu, artinya konsumsi tisu Indonesia adalah 100 juta gulung per-hari."

"Bila diasumsikan berat satu gulung tisu adalah seperempat kilogram, maka penggunaan tisu Indonesia dalam sehari mencapai 25.000 ton," kata Putri dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM.

Menurutnya, Indonesia memiliki 10 persen hutan tropis dunia yang masih tersisa.

Halaman
123
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved