Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Tahapan Uji Coba Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang

Pelaksana proyek telah menguji coba kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang pada Sabtu (19/12/2020) pagi.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Penataan kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang, Sabtu (19/12/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelaksana proyek telah menguji coba kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang pada Sabtu (19/12/2020) pagi.

Uji coba tersebut dilakukan dengan truk yang melintasi batuan andesit di sekitar persimpangan PLN Kota Malang.

Uji coba tersebut dilakukan, untuk memastikan kondisi batu andesit yang terpasang aman.

Kawasan Kayutangan Heritage akan dibuka mulai 21 Desember 2020.

"Kami demo untuk melihat pengerjaan mulai awal sampai akhir ini terbukti kuat atau tidak. Sebenarnya kami sudah memiliki tes-tes, mulai saat penggalian tanah, pemadatan, sampai pemasangan batu andesitnya," ucap Warjo, konsulatan pengawas proyek Kayutangan kepada SURYAMALANG.COM.

Ada tiga tahapan saat proses uji coba tersebut. Pertama, menguji kekuatan kontruksi tanah mampu menahan beban kendaraan ketika melintas atau tidak.

Caranya, dengan mengerem kendaraan ketika melintas di atas batu andesit.

"Tes pertama disebut traksi, yaitu melihat sentuhan antara permukaan jalan dengan ban kendaraan. Caranya dengan kecepatan tertentu langsung di rem mendadak, ada perubahan atau tidak," ucapnya.

Kedua, melihat kemampuan permukaan tanah dengan teknik disebut lendutan.

Caranya, dengan melihat permukaan tanah setelah dilewati oleh kendaraan berat itu tanahnya bergelombang atau tidak.

Metode ini juga menggunakan waterpass untuk melihat perbedaan ketinggian dari permukaan tanah setelah dilewati kendaraan.

Begitu kendaraan telah lewat, ada pengaruhnya apa tidak. Ternyata, tidak berpengaruh sama sekali dengan alat waterpass. Kami lihat ada perubahan atau tidak di sepanjang 120 cm," ucapnya.

Ketiga, dilakukan dengan cara tumbuk, yaitu menekan permukaan tanah apakah terjadi kerusakan atau tidak.

"Saat menguji tadi diberi beban dari atas truk 14 ton muatan. Disuruh naik 20 cm, dihentikan, kemudian disuruh jalan, dan dijatuhkan untuk melihat adanya kehancuran atau getaran material atau tidak," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved