Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bupati Sanusi Sebut Investor Luar Negeri Ramai Berdatangan Incar Malang Selatan, Belanda Penjajakan

Menurut Sanusi selain investor dari Belanda, investor dari Timur Tengah juga berminat menapaki ekspansi bisnis di Malang Selatan.

SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Bupati Malang, Muhammad Sanusi menyebut adanya minat investor dari Belanda dan Timur Tengah untuk berbisnis di Malang Selatan 

Penulis : M Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi menyebut beberapa investor dari luar negeri berminat mengembangkan bisnis di Malang Selatan.

Para Investor dari luar negeri itu melirik potensi wisata di Malang Selatan yang mulai dikenal dengan kawasan pantai yang cantik.

Kata Sanusi, sejumlah investor dari luar negeri ramai-ramai datang ke Kabupaten Malang untuk menanamkan modal.

Politisi PDIP ini menilai tahun 2020 sebagai momentum menggaet investor.

Ia menyebut telah menjalin komunikasi dengan investor yang akan menanamkan modal wilayah Malang Selatan.

”Ada investor dari Belanda yang tertarik untuk melakukan investasi di bidang pengelolaan pariwisata dan penyediaan sarana perhotelan di Malang selatan. Namun, kini masih dalam penjajakan,” ujar Sanusi, Selasa (29/12/2020).

Menurut Sanusi investor dari Timur Tengah juga berminat menapaki ekspansi bisnis di Malang Selatan.

"Dari Dubai (Uni Emirat Arab) berminat pada perhotelan dan mengembangkan sport tourism. Nantinya di kembangkan lebih maksimal lagi permainan-permainan airnya seperti jetski, paralayang, diving, dan yang lainnya,” ungkap pria yang kenyang mengenyam pendidikan di pesantren itu.

Terakhir, Sanusi menegaskan pihaknya juga membuka pintu lebar-lebar kepada investor lokal yang ingin buka usaha di wilayahnya.

”Saat ini di Malang Selatan sekarang juga sedang digarap kelanjutan dari JLS (Jalur Lingkar Selatan) oleh pemerintah pusat dan provinsi. Saya yakin ekonomi masyarakat di selatan juga akan turut terdongrak,” tutup Sanusi

Sanusi menyatakan target yang dicanangkan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) telah banyak banyak tercapai pada tahun 2020 ini.

”Terutama pada bidang peningkatan ekonomi masyarakat dan inovasi," ujar pria penghobi burung berkicau itu.

Tak hanya itu, Sanusi juga membanggakan kreativitas petani di wilayahnya dalam membudayakan varietas pertanian unggul.

"Pada bidang pertanian pemerintah pusat telah memberikan apresiasi terkait dengan budidaya Alpukat Pameling yang kami kembangkan di Kecamatan Lawang. Kemudian di Singosari juga kami kembangkan varietas padi jenis Brang Biji yang bisa menghasilkan sampai 15 ton beras per 1 hektare sawah,” ujar pengusaha tebu asal Gondanglegi itu.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved