Breaking News:

Daftar Zona Merah Jatim Hari Ini Selasa 29 Desember 2020: Bojonegoro, Tuban, Tulungagung, Banyuwangi

Dari update zona merah di Jawa Timur ada enam daerah yang masuk zona merah daerah risiko tinggi penularan virus corona atau Covid-19.

Instagram @jatimpemprov
Peta Persebaran Zona Merah Jatim Hari Ini Selasa 29 Desember 2020 

SURYAMALANG.COM - Berikut Daftar zona merah Jatim hari ini Selasa 29 Desember 2020 termasuk zona-zona lain.

Dari update zona merah di Jawa Timur ada enam daerah yang masuk zona merah daerah risiko tinggi penularan virus corona atau Covid-19 di antaranya Kota Malang, Banyuwangi dan Tuban.

Sedangkan, Kota Surabaya, Sumenep, Ponorogo, Gresik, Sidoarjo, Jombang dan Mojokerto masuk dalam zona oranye dengan risiko sedang penularan virus corona atau Covid-19.

Hingga saat ini, tidak ada daerah di Jawa Timur yang masuk dalam zona kuning maupun zona hijau.

Penetapan zona merah, zona oranye, zona kuning dan zona hijau tersebut sesuai penentuan dari BNPB dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

Berikut rincian dan ulasan update zona merah di Jawa Timur yang dihimpun SURYAMALANG.COM dari infocovidJatim:

Daftar Zona Merah Jatim Hari Ini Selasa 29 Desember 2020: Bojonegoro, Tuban, Tulungagung, Banyuwangi
Daftar Zona Merah Jatim Hari Ini Selasa 29 Desember 2020: Bojonegoro, Tuban, Tulungagung, Banyuwangi (Shutterstock)

Daftar zona merah Jatim (daerah berisiko tinggi penularan Covid-19 Jatim)

1. Kabupaten Jember 

2. Kota Blitar

3. Kabupaten Kediri

4. Kota Malang

5.  Kabupaten Banyuwangi

6. Kabupaten Tuban

Daftar zona oranye (daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19)

1. Kota Surabaya

2. Kota Mojokerto

3. Kabupaten Blitar

4. Kota Pasuruan

5. Kabupaten Malang 

6. Kabupaten Sidoarjo

7. Kabupaten Mojokerto

8. Kabupaten Sampang 

9. Kabupaten Probolinggo

10. Kota Probolinggo

11. Kabupaten Gresik

12. Kabupaten Ponorogo

13. Kabupaten Pacitan 

14. Kabupaten Magetan

15. Kabupaten Nganjuk

16. Kabupaten Trenggalek

17. Kota Kediri  

18. Kabupaten Sumenep

19. Kota Madiun 

20. Kabupaten Lumajang 

Peta zona merah Covid-19 Jatim Selasa 29 Desember 2020
Peta zona merah Covid-19 Jatim Selasa 29 Desember 2020 (infocovid19.jatimprov.go.id)

21. Kabupaten Tulungagung 

22. Kabupaten Bondowoso

23. Kabupaten Pamekasan 

24. Kabupaten Lamongan

25. Kabupaten Ngawi

26. Kabupaten Bojonegoro 

27. Kabupaten Bangkalan 

28. Kabupaten Madiun

29. Kabupaten Pasuruan

30. Kabupaten Situbondo 

31. Kabupaten Jombang 

32. Kota Batu 

Daftar zona kuning (daerah dengan risiko rendah penularan Covid-19 di Jatim)

- Nihil

Daftar zona hijau (daerah tidak terdampak Covid-19)

- Nihil

Berita terkait virus corona di Jawa Timur:

1. BREAKING NEWS : Kota Malang Mulai Terapkan Jam Malam Mulai Hari Ini, 29 Desember 2020

Wali kota Malang Sutiaji (tengah) bersama dengan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang. Kota Malang akan mulai memberlakukan jam malam per 29 Desember 2020
Wali kota Malang Sutiaji (tengah) bersama dengan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang. Kota Malang akan mulai memberlakukan jam malam per 29 Desember 2020 (SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Jam Malam di Kota Malang akan mulai diterapkan malam ini, Selasa (29/12/2020) .

Penerapan jam malam di kota Malang tersebut sebagai tindaklanjut Surat Edaran Gubenur Jawa Timur Nomor 736/24068/034/2020 tentang penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan kegiatan Libur tahun baru 2021 di Jawa Timur.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, pada saat penerapan jam malam nanti, akan dilakukan pembatasan terhadap kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan.

Seperti hajatan, seremonial, resepsi pernikahan, kegiatan keagamaan dan perayaan tahun baru.

"Jadi yang berkerumun itu jelas, berkeliaran juga jelas, apalagi jenis usaha,"

"Maka Mulai hari ini, ketika itu sudah diundangkan sampai tgl 8 Januari 2021 diberlakukan jam malam di seluruh provinsi Jawa Timur," terangnya.

Dengan adanya SE dari Gubenur Jatim, Sutiaji nantinya tidak akan membuat SE baru lagi untuk penerapannya.

Mengingat, dirinya baru-baru ini telah mengedarkan SE baru yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

"Kami mengikuti SE dari Gubernur Jatim saja. Tinggal kita nanti sesuaikan di lapangan. Karena pembatasan jam mulai dimulai sejak pukul 20:00 - 04:00 WIB," ucapnya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan, bahwa pihaknya telah menyepakati SE Gubernur Jawa Timur.

Pihaknya akan melakukan penindakan secara persuasif apabila di lapangan nanti masih ditemukan kerumanan orang.

"Kami berpedoman dan berkomitmen apabila ada yang melakukan kerumunan, maka akan kami imbau secara persuasif. Termasuk juga penegakan hukum kendaraan bodong, berknalpot brong dan lain-lain," ucapnya.

Selain itu, dalam SE Gubernur Jatim tersebut juga menyebutkan berkaitan dengan penindakan yang diterapkan pada saat penerapan jam malam.

Penindakan tersebut mengacu kepada Perda masing-masing daerah, ataupun Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. (Rifky Edgar)

2. Bupati Gresik Positif Covid-19, Dinkes Sebut Sambari Halim Radianto Sudah Kembali Fit

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, saat ditemui beberapa waktu lalu sebelum terkena covid-19
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, saat ditemui beberapa waktu lalu sebelum terkena covid-19 (willy abraham/suryamalang.com)

Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg Saifudin Ghozali, menyatakan keadaan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat ini sudah kembali fit.

“Seiring dilakukannya isolasi mandiri kepada Bupati Sambari sejak Senin petang Kemarin di salah satu Rumah Sakit di Surabaya, saat ini beliau dalam keadaan baik. Katanya juga sudah Kembali bugar” Kata Ghozali di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa (29/12/2020).

Menurut pria yang juga menjabat Juru Bicara Satgas Covid-19 ini, terdeteksinya Bupati Gresik terpapar Covid-19 setelah atas permintaan SWAB PCR oleh Bupati Sambari kepadanya.

“Beliau meminta SWAB karena merasa badannya tidak fit. Kami dari Dinas Kesehatan segera melakukan pemeriksaan dan ternyata hasilnya positif sekitar pukul 15.00 Wib," katanya.

Seketika itu pula, saat menjelang Maghrib kami segera melakukan isolasi mandiri untuk Bupati di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Atas kenyataan itu, pihak Dinas Kesehatan segera mengambil Langkah dengan melakukan tracing dengan melakukan pemeriksaan SWAB ke beberapa orang terdekat dan yang pernah kontak erat langsung dengan Bupati.

“Sudah ada sekitar 20 orang yang di tracing pasca terpaparnya Bupati Sambari. Mereka adalah para keluarga serta beberapa orang dekat yaitu ajudan dan sekretaris pribadi dan beberapa orang lainnya. Beberapa hasilnya sudah keluar dan hasilnya semuanya negatif,” tandas Ghozali.

Selanjutnya pihak Dinas Kesehatan juga akan melakukan pemeriksaan SWAB lanjutan kepada sekitar antara 40 sampai 50 orang yang pernah kontak erat dengan Bupati. (Willy Abraham)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Frida Anjani
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved