Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

Kendaraan Besar akan Dilarang Lewat Jl Panji Suroso-Gadang Malang, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin

Kendaraan besar seperti angkutan barang maupun angkutan penumpang nantinya dilarang untuk melewati jalur nasional tersebut.

Tayang:
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
hayu yudha prabowo/suryamalang.com
Kendaraan berat yang melewati Jalan Panglima Sudirman Kota Malang, Selasa (5/1/2021). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Adanya jalur nasional yang membelah Kota Malang mulai dari Jalan Panji Suroso hingga Jalan Raya Gadang, menjadikan Kota Malang selalu dilanda kemacetan.

Kemacetan terjadi, lantaran setiap harinya banyak kendaraan besar yang lalu lalang melewati jalan tersebut.

Guna mengantisipasi kemacetan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Malang bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, berencana akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di Kota Malang.

Kendaraan besar seperti angkutan barang maupun angkutan penumpang nantinya dilarang untuk melewati jalur nasional tersebut.

Akan tetapi diharuskan melewati wilayah Malang Timur, seperti Pakis, Madyopuro, Kedungkandang hingga tembus ke daerah Gadang dan Bululawang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Jatim. Jadi kendaraan dari arah Jalan Panji Suroso harus belok kanan ke arah Wendit dan Pakis. Kemudian dari Pakis belok kanan lagi ke arah pintu tol yang nantinya tembus ke Madyopuro, Kedungkandang sampai Bululawang," ucap Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto.

Rencana rekayasa lalu lintas tersebut kini sedang dibahas oleh Dishub Kota Malang melalui forum lalu lintas. 

Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan guna menyambut adanya pintu Tol Malang, pintu tol Pakis dan, fly over Kedungkandang.

Selain itu, dengan adanya rekayasa lalu lintas tersebut, juga akan mengaktifkan Terminal Hamid Rusdi yang kini kondisinya sepi dari pengunjung dan angkutan umum.

"Intinya nanti yang mau mengarah ke selatan kami arahkan ke sana semua. Seperti bus dan kendaraan barang lain. Dengan begitu Terminal Hamid Rusdi bisa aktif. Dan akan mengurangi beban kendaraan di Jalan Gatot Subroto sampai Gadang," ucapnya.

Handi mengatakan, skema rekayasa lalu lintas tersebut nantinya bakal diuji coba terlebih dahulu awal 2021. 

Pihaknya juga akan menyiapkan segala sarana dan prasarana pendukung sebelum rekayasa lalu lintas tersebut benar-benar diterapkan.

"Sementara ini masih dibahas di forum lalu lintas. Untuk penerapannya semoga bisa dilaksanakan pada awal tahun ini. Mengingat fly over Kedungkandang sudah jadi dan kata pak Soni, DPUPRPKP kuat untuk jalan kelas satu, maka akan segera kami optimalkan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved