Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Cewek Cantik jadi Pengedar Sabu, Kirim Barang Haram Gunakan Jasa Ojek Online

Dengan jasa ojek online itu, seseorang mengirim 14 kilogram sabu-sabu dan 500 butir ekstasi ke kos terdakwa.

TribunJatim/Syamsul Arifin
Terdakwa Latifah saat jalani sidang secara daring di PN Surabaya 

Penulis : Syamsul Arifin , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Cewek cantik yang menjadi kurir narkoba jenis sabu mengakui semua dakwaan termasuk modus peniriman sabu menggunakan jasa ojek online dalam persidangan.

Cewek cantik yang menjadi terdakwa kasus narkoba itu, Latifah disidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait kasus dugaan peredaran narkoba jenis sabu.

Wanita 28 tahun ini mengaku sudah lima kali menerima kiriman sabu dan pil ekstasi dari bandar.

Dalam memuluskan perdagangan haram ini Latifah memanfaatkan jasa ojek online.

Dia menjual sabu dan pil dengan cara diecer.

Namun, usahanya tak berlangsung lama dia ditangkap oleh polisi di kamar kosnya.

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara, terdakwa awalnya diminta seseorang bernama Rudi untuk memesan ojek online dengan tujuan dari Lebak ke kos terdakwa di Jalan Tambak Segaran Wetan.

Dengan jasa ojek online itu, Rudi mengirim 14 kilogram sabu-sabu dan 500 butir ekstasi ke kos terdakwa.

Selain itu, di dalam paket tersebut juga dikirimkan dua timbangan elektrik.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved