Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Polresta Malang Kota akan Kawal Pengamanan Distribusi Vaksin Covid-19

Polresta Malang Kota siap lakukan pengamanan vaksin Covid-19, apabila vaksin tersebut telah tiba di Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
rifky edgar/suryamalang.com
Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebanyak 77.760 dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19 telah tiba di Surabaya pada Senin (4/1/2021).

Polresta Malang Kota siap lakukan pengamanan vaksin Covid-19, apabila vaksin tersebut telah tiba di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menjelaskan pihaknya belum mendapatkan perintah, untuk mengambil dan mengawal vaksin Covid-19 yang telah tiba di Surabaya tersebut.

Nantinya untuk distribusi vaksin ke kabupaten atau kota di Jatim, baru akan dilakukan bila vaksin telah mendapat rekomendasi dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM), serta adanya petunjuk teknis lanjutan dari Kementerian Kesehatan.

"Kami belum ada perintah untuk mengambil dan mengawal. Tetapi kalau sudah ada (perintah mengambil), kami akan lakukan penyiapan rencana pengamanan," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM), Kamis (7/1/2021).

Ia menjelaskan pihaknya telah menyiapkan dua rencana pengamanan, apabila vaksin itu akan datang di Kota Malang.

"Yang pertama adalah pengamanan jalurnya (jalur yang akan dilewati oleh kendaraan pembawa vaksin). Sedangkan yang kedua adalah pengamanan tempat penyimpanannya," terangnya.

Dirinya menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi, bersama dengan Dinkes Kota Malang dan Pemkot Malang.

Terkait dengan penyiapan tempat menyimpan vaksin Covid-19.

"Kami telah melakukan rapat koordinasi bersama dengan Dinkes Kota Malang dan Pemkot Malang, untuk penyiapan tempat menyimpan vaksin Covid-19. Dan mereka menyatakan telah siap menyiapkan tempat penyimpanan Covid-19," tambahnya.

Mantan Kapolres Batu ini juga menambahkan, pengamanan vaksin Covid-19 akan dilakukan secara ketat dan tidak bisa sembarangan.

"Perlu diingat, vaksin Covid-19 ini sangat langka dan berharga. Jadi kami tidak bisa ambil resiko dengan melakukan pengamanan seadanya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved