Breaking News:

Penanganan Covid

BPOM RI Optimistis Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Sinovac Bisa Dipercepat

Di Brasil, khasiat (efficacy) vaksin tersebut mencapai 78 persen. Sedangkan, Turki mencapai 91 persen.

Editor: Dyan Rekohadi
ISTIMEWA
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM-RI) Penny Kusumastuti Lukito di Jakarta dalam konpres via Zoom, Jumat (8/1/2020) 

Penulis : Luhur Pambudi , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM,  SURABAYA -Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM-RI) Penny Kusumastuti Lukito mengatakan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia bakal mempertimbangkan hasil uji klinis yang dilakukan Negara Turki dan Brazil.

Laporan hasil uji klinis di dua negara tersebut menunjukkan kabar menggembirakan.

Di Brasil, khasiat (efficacy) vaksin tersebut mencapai 78 persen. Sedangkan, Turki mencapai 91 persen.

Langkah itu, lanjut Lukito, akan dilakukan setelah uji klinis tahap ketiga dari vaksin di Bandung, rampung.

"Itu kami tunggu dalam hari ini, untuk kemudian dibahas tentunya dengan data dari Brazil dan Turki juga," katanya dalam konpres via Zoom, Jumat (8/1/2020).

Penerbitan izin EUA untuk suatu kondisi kedaruratan nasional, bisa dilakukan lebih cepat, tanpa harus melalui tahapan uji klinis.

Asalkan, ungkap Lukito, produk obat berupa vaksin itu sudah memperoleh izin EUA dari negara-negara lain, seperti Inggris, Eropa, kanada, dan Jepang.

Namun syaratnya, negara-negara tersebut merupakan negara yang telah dipercaya (Reliance) oleh Indonesia.

Artinya, kepercayaan yang dimaksud, didasarkan pada mekanisme produksi yang dilakukan negara tersebut, yang diukur dari aspek keamanan, mutu dan efficacy produk.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved