Breaking News:

Berita Tuban Hari Ini

Meski Tak Masuk PPKM, Satgas Covid-19 Tuban Imbau Warga Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Tuban tidak masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa Timur. 

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: isy
mochamad sudarsono/suryamalang.com
Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 Tuban, Endah Nurul Khomariyati. 

SURYAMALANG.COM | TUBAN - Tuban tidak masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa Timur. 

Terdapat 11 Kabupaten/Kota di Jatim yang menerapkan PPKM yaitu Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kab. Gresik, Kota Malang, Kab. Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Lamongan, Kab. Ngawi dan Kab. Blitar. 

PPKM Jawa-Bali dilakukan mulai 11-25 Januari 2021, berdasarkan pertimbangan atas Instruksi Kemendagri No 1/2021, rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN). 

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Khomariyati, tetap meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes) meski tidak termasuk daerah yang diwajibkan PPKM

Satgas Covid-19 kabupaten Tuban di semua tingkatan konsisten melakukan pencegahan dan penanggulangan.

"Saya meminta masyarakat tetap mematuhi prokes, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak aman, meski Tuban tidak masuk daerah yang terdampak PPKM," ujar Endah kepada wartawan, Senin (11/1/2021). 

Perempuan yang juga sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan itu menjelaskan, akan mengoptimalkan kegiatan penyuluhan berupa Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). 

Kemudian menegakkan protokol kesehatan sesuai dengan Perbup Tuban no. 65 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. 

"Satgas akan memperketat pemberian ijin rekomendasi kegiatan, ini juga sebagai upaya pencegahan virus corona," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, Kabupaten Tuban sudah tidak lagi menjadi zona merah penyebaran virus corona. 

Per Minggu (10/1/2021) angka kumulatif covid-19 di Tuban kini mencapai 2.128 kasus.

Rinciannya, 1.534 sembuh, 375 dirawat dan 219 meninggal.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved