Breaking News:

Berita Trenggalek Hari Ini

Pemkab Kabupaten Trenggalek Ikut Terapkan PPKM

Pemkab Trenggalek inisiatif menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

aflahul abidin/suryamalang.com
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengumumkan kesembuhan pasien positif corona. 

SURYAMALANG.COM | TRENGGALEK - Meski tak masuk daerah yang ditetapkan di Jawa Timur, Pemkab Trenggalek inisiatif menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bupati Trenggalek, M Nur Arifin, mengatakan keputusan itu diambil karena tren kasus Covid-19 di Trenggalek terus meningkat.

Selain itu, juga karena tingkat kematian pasien Covid-19 di Trenggalek lebih tinggi dibanding angka nasional.

Hingga Minggu (10/1/2021), kasus Covid-19 secara kumulatif mencapai 1.221.

Rinciannya, 196 kasus aktif, 964 sembuh, dan 61 meninggal.

Tingkat kematian di Kabupaten Trenggalek mencapai 4,37 persen, lebih tinggi dibanding nasional 2,39 persen. 

"Mengapa Trenggalek mengikuti kebijakan ini karena karena saat ini trend kasus Covid-19 nasional meningkat tajam dan kasus di Trenggalek juga meningkat tajam," kata Nur Arifin, Senin (11/1/2021).

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu menjabarkan, Covid-19 di Trenggalek paling banyak menyerang warga usia 21 hingga 45 tahun.

"Artinya ada mobilitas berkegiatan karena usia muda ini bekerja. Dan bisa menularkan kepada mereka yang usia lebih tua," sambung Mas Ipin.

Mas Ipin juga meminta warga tak menganggap remeh kasus Covid-19 di Trenggalek.

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved