Breaking News:

Penanganan Covid

Daftar Zona Merah Jatim Hari Ini Selasa 12 Januari 2021: Ngawi, Blitar, Lamongan & PPKM Malang Raya

Update zona merah Jatim (Jawa Timur) hari ini Selasa 12 Januari 2021. Ngawi, Blitar dan Lamongan merah, simak juga info PPKM di Malang Raya.

infocovid19
Ilustrasi peta zona merah Jatim Lamongan dan Ngawi Merah, Malang Zona Oranye 

19. Kabupaten Pamekasan 

20. Kabupaten Bangkalan 

21. Kabupaten Madiun

22. Kabupaten Pasuruan

23. Kabupaten Situbondo 

24. Kabupaten Jombang 

25. Kota Batu 

26.  Kota Mojokerto

27. Kota Madiun 

28. Kota Blitar

29. Kabupaten Lumajang

30. Kota Malang 

31. Kabupaten Tuban 

32. Kabupaten Mojokerto

33. Kabupaten Tulungagung 

34. Kabupaten Bojonegoro 

Daftar zona kuning (daerah dengan risiko rendah penularan Covid-19 di Jatim)

- Nihil

Daftar zona hijau (daerah tidak terdampak Covid-19)

- Nihil

Baca juga: Positivity Rate Covid-19 Kota Malang Naik, Kampung Tangguh Semeru Harus Siapkan Ruang Isolasi Khusus

Baca juga: Pengusaha Kafe & Restoran di Kota Malang Ternyata Belum Terima Surat Edaran Resmi Hingga PPKM Mulai

Berita terkait PPKM di Malang Raya:

1. Pengusaha Kafe & Restoran di Kota Malang Ternyata Belum Terima Surat Edaran Resmi Hingga PPKM Mulai

Kondisi rumah makan Kertanegara di Kota Malang di saat PPKM diberlakukan, Senin (11/1/2021)
Kondisi rumah makan Kertanegara di Kota Malang di saat PPKM diberlakukan, Senin (11/1/2021) (SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Pelaku usaha kafe daan restoran di kota Malang nampaknya belum mendapatkan informasi detail dan resmi dari Pemkot Malang terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan mulai Senin (11/1/2021).

Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia Malang Raya (Apkrindo) Indra Setiyadi mengaku, bahwa dirinya belum menerima surat edaran resmi dari Pemerintah Kota Malang berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang.

Pria yang juga pemilik restoran Rumah Makan Kertanegara ini hanya mengetahui adanya PPKM tersebut dari informasi yang beredar di media sosial maupun pemberitaan.

"Kalau secara resmi dari dinas terkait kami belum mendapatkan informasi. Cuma kami dapatnya dari media dan pemberitaan," ucapnya saat ditemui SURYAMALANG.COM, Senin (11/1/2021).

Indra pun mengatakan, bahwa pihaknya akan mematuhi segala aturan yang diberikan pemerintah terkait dengan penanganan pandemi Covid-19 ini.

Akan tetapi, dia juga meminta aturan yang jelas dan detail mengenai pembatasan yang diterapkan di restoran.

Terutama berkaitan dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas tersebut dihitungnya per kepala atau perluasan yang disesuaikan dengan luasan di masing-masing restoran.

"Kami minta aturan pembatasan yang detail dan jelas. Agar nantinya pengusaha restoran itu dapat memahami. Karena kami tidak mau nantinya ada gesekan dengan konsumen," ucapnya.

Indra menambahkan, bahwa aturan pembatasan yang detail dan jelas tersebut harus segera disosialisasikan kepada para pengusaha restoran.

Agar nantinya pengusaha restoran dapat mengetahui aturan yang kini telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pasalnya, hingga kini dia merasa kebingungan dengan aturan yang ditetapkan di Perwali maupun di surat edaran.

Dikarenakan aturan tersebut hampir sama, dan dia bingung mau menerapkannya harus disesuaikan dengan aturan yang mana.

"Kami cuma minta kepastian saja. Seharusnya kami itu harus mengacu ke yang mana. Kalau dibilang sakit, kami dari pertama kali saat pandemi Covid-19 sudah kesakitan. Tapi kami menyadari dampak pandemi ini telah dirasakan semuanya. Jadi kami harus menyadarinya," ucapnya.

Berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan, Rumah Makan Kertanegara kata Indra telah menerapkan protokol kesehatan sejak pandemi Covid-19.

Bahkan, dia telah mendapatkan sertifikasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kami bersyukur telah mendapatkan sertifikat dari Menparekraf. Karena aturan pembatasan, jaga jarak telah kami terapkan sesuai anjuran dari pemerintah," tandasnya.

Baca juga: Meski Tak Masuk PPKM, Satgas Covid-19 Tuban Imbau Warga Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Baca juga: Banjir Terparah di Pamekasan Terjadi di Jalan Amin Jakfar, Luapan Air Sungai Setinggi Atap Rumah

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan
selalu Menjaga jarak).

(M Rifky Edgar/Ratih Fardiyah/SURYAMALANG.COM)

Penulis: Ratih Fardiyah
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved