Breaking News:

Penanganan Covid

Daftar Zona Merah Jatim Hari Ini Selasa 12 Januari 2021: Ngawi, Blitar, Lamongan & PPKM Malang Raya

Update zona merah Jatim (Jawa Timur) hari ini Selasa 12 Januari 2021. Ngawi, Blitar dan Lamongan merah, simak juga info PPKM di Malang Raya.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
infocovid19
Ilustrasi peta zona merah Jatim Lamongan dan Ngawi Merah, Malang Zona Oranye 

SURAMALANG.COM, MALANG - Berikut update zona merah Jatim (Jawa Timur) hari ini Selasa 12 Januari 2021.

Dari daftar zona merah di Jawa Timur, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Blitar dan Lamongan masih di zona merah Covid-19

Bondowoso, Pasuruan, Jember zona oranye, lalu zona kuning daerah resiko rendah penularan Covid-19 nihil. 

Penetapan zona tersebut sesuai penentuan dari BNPB dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

Peta zona merah Jatim 11 Januari 2021
Peta zona merah Jatim 11 Januari 2021 (infocovid19)

Sementara itu, data konfirmasi pasien Covid-19 di Jawa Timur bertambah 802 orang sehingga total saat ini ada 93.405 pasien.

Dengan rincian aktif total ada 6501 pasien, sembuh total ada 80.093 pasien dan meninggal dunia total 6380 orang. 

Berikut rincian dan ulasan update zona merah di Jawa Timur yang dihimpun SURYAMALANG.COM dari infocovidJatim:

Daftar zona merah Jatim (daerah berisiko tinggi penularan Covid-19 Jatim)

1. Kabupaten Blitar

2. Kabupaten Lamongan

3. Kabupaten Ngawi

Baca juga: 10 Ribu Warga Surabaya Antre untuk Tempati Rusunawa, Sewa Rusun Baru Per Bulan Mulai Rp 46 Ribu

Baca juga: Pengelolaan Sampah di Jember Bermasalah, Belum Ada Anggaran BBM & Armada Rusak Berat

Daftar zona oranye (daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19)

1. Kota Surabaya

2. Kabupaten Banyuwangi

3. Kota Pasuruan

4. Kabupaten Malang 

5. Kabupaten Sidoarjo

6. Kabupaten Sampang 

7. Kabupaten Probolinggo

8. Kota Probolinggo

9. Kabupaten Gresik

10. Kabupaten Ponorogo

11. Kabupaten Pacitan 

12. Kabupaten Magetan

13. Kabupaten Nganjuk

14. Kabupaten Trenggalek

15. Kota Kediri  

Peta Persebaran Zona Merah Jatim Hari Sabtu 9 Januari 2021
Peta Persebaran Zona Merah Jatim Hari Selasa 12 Januari 2021 (Website Info Covid-19 Jatim)

16. Kabupaten Sumenep 

17. Kabupaten Kediri

18. Kabupaten Bondowoso

19. Kabupaten Pamekasan 

20. Kabupaten Bangkalan 

21. Kabupaten Madiun

22. Kabupaten Pasuruan

23. Kabupaten Situbondo 

24. Kabupaten Jombang 

25. Kota Batu 

26.  Kota Mojokerto

27. Kota Madiun 

28. Kota Blitar

29. Kabupaten Lumajang

30. Kota Malang 

31. Kabupaten Tuban 

32. Kabupaten Mojokerto

33. Kabupaten Tulungagung 

34. Kabupaten Bojonegoro 

Daftar zona kuning (daerah dengan risiko rendah penularan Covid-19 di Jatim)

- Nihil

Daftar zona hijau (daerah tidak terdampak Covid-19)

- Nihil

Baca juga: Positivity Rate Covid-19 Kota Malang Naik, Kampung Tangguh Semeru Harus Siapkan Ruang Isolasi Khusus

Baca juga: Pengusaha Kafe & Restoran di Kota Malang Ternyata Belum Terima Surat Edaran Resmi Hingga PPKM Mulai

Berita terkait PPKM di Malang Raya:

1. Pengusaha Kafe & Restoran di Kota Malang Ternyata Belum Terima Surat Edaran Resmi Hingga PPKM Mulai

Kondisi rumah makan Kertanegara di Kota Malang di saat PPKM diberlakukan, Senin (11/1/2021)
Kondisi rumah makan Kertanegara di Kota Malang di saat PPKM diberlakukan, Senin (11/1/2021) (SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Pelaku usaha kafe daan restoran di kota Malang nampaknya belum mendapatkan informasi detail dan resmi dari Pemkot Malang terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan mulai Senin (11/1/2021).

Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia Malang Raya (Apkrindo) Indra Setiyadi mengaku, bahwa dirinya belum menerima surat edaran resmi dari Pemerintah Kota Malang berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang.

Pria yang juga pemilik restoran Rumah Makan Kertanegara ini hanya mengetahui adanya PPKM tersebut dari informasi yang beredar di media sosial maupun pemberitaan.

"Kalau secara resmi dari dinas terkait kami belum mendapatkan informasi. Cuma kami dapatnya dari media dan pemberitaan," ucapnya saat ditemui SURYAMALANG.COM, Senin (11/1/2021).

Indra pun mengatakan, bahwa pihaknya akan mematuhi segala aturan yang diberikan pemerintah terkait dengan penanganan pandemi Covid-19 ini.

Akan tetapi, dia juga meminta aturan yang jelas dan detail mengenai pembatasan yang diterapkan di restoran.

Terutama berkaitan dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas tersebut dihitungnya per kepala atau perluasan yang disesuaikan dengan luasan di masing-masing restoran.

"Kami minta aturan pembatasan yang detail dan jelas. Agar nantinya pengusaha restoran itu dapat memahami. Karena kami tidak mau nantinya ada gesekan dengan konsumen," ucapnya.

Indra menambahkan, bahwa aturan pembatasan yang detail dan jelas tersebut harus segera disosialisasikan kepada para pengusaha restoran.

Agar nantinya pengusaha restoran dapat mengetahui aturan yang kini telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pasalnya, hingga kini dia merasa kebingungan dengan aturan yang ditetapkan di Perwali maupun di surat edaran.

Dikarenakan aturan tersebut hampir sama, dan dia bingung mau menerapkannya harus disesuaikan dengan aturan yang mana.

"Kami cuma minta kepastian saja. Seharusnya kami itu harus mengacu ke yang mana. Kalau dibilang sakit, kami dari pertama kali saat pandemi Covid-19 sudah kesakitan. Tapi kami menyadari dampak pandemi ini telah dirasakan semuanya. Jadi kami harus menyadarinya," ucapnya.

Berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan, Rumah Makan Kertanegara kata Indra telah menerapkan protokol kesehatan sejak pandemi Covid-19.

Bahkan, dia telah mendapatkan sertifikasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kami bersyukur telah mendapatkan sertifikat dari Menparekraf. Karena aturan pembatasan, jaga jarak telah kami terapkan sesuai anjuran dari pemerintah," tandasnya.

Baca juga: Meski Tak Masuk PPKM, Satgas Covid-19 Tuban Imbau Warga Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Baca juga: Banjir Terparah di Pamekasan Terjadi di Jalan Amin Jakfar, Luapan Air Sungai Setinggi Atap Rumah

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan
selalu Menjaga jarak).

(M Rifky Edgar/Ratih Fardiyah/SURYAMALANG.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved