Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kasus Kematian Covid-19 Kota Malang Melebihi Persentase Nasional, Ini Sebabnya

Jumlah kasus angka kematian Covid-19 di Kota Malang dari hari ke hari terus mengalami kenaikan.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Jumlah kasus angka kematian Covid-19 di Kota Malang dari hari ke hari terus mengalami kenaikan.

Berdasarkan data harian yang dilaporkan oleh Pemerintah Kota Malang, sejak 9-11 Januari 2021 telah ada 22 pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Wali Kota Malang, Sutiaji, membenarkan bahwa kasus kematian Covid-19 di Kota Malang cukup tinggi.

Rata-rata prosentase kematian di Kota Malang mencapai 6,9 persen.

Sedangkan rata-rata kematian nasional sebesar 2,9 persen. 

"Tingkat kematian memang cukup tinggi. Makannya kemarin, kami mengumpulkan lurah, camat dan Forkompimda untuk membahas hal ini," ucapnya.

Sutiaji menjelaskan, angka kematian yang tinggi tersebut disebabkan oleh kondisi pasien Covid-19 saat dibawa ke rumah sakit cukup kritis.

Angka saturasinya berada di bawah 90 atau 80, sehingga pasien tersebut perlu membutuhkan ventilator.

"Inilah yang menjadi PR kita bersama. Kenapa hal itu sampai bisa terjadi," ucapnya.

Sutiaji mengatakan sebenarnya pemantauan lebih mudah dilakukan terhadap kelompok rentan yang sudah terdaftar ke dalam Prolanis.

Dikarenakan, kelompok Prolanis telah memiliki data lengkap, yang pemantauannya lebih mudah dilakukan. 

"Sebetulnya, mereka yang aktif di prolanis, justru tingkat kematian rendah. Berarti data dari yang dulu kita pakai, bahwa orang yang komorbid itu kalau dia aktif dalam pantauan, justru tingkat kematiannya rendah," ucapnya.

Oleh karena itu, melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM selama 14 hari ke depan nanti, Sutiaji berharap nantinya dapat menekan angka kematian Covid-19 di Kota Malang.

Dikarenakan, penerapan PPKM ialah membatasi kegiatan masyarakat dan membatasi jumlah kapasitas yang berada di hotel, restoran dan tempat ibadah.

"Jadi nanti perlu ada singkronisasi dengan data yang ada di Puskesmas. Harapan kami dengan penerapan PPKM ini juga dapat menekan angka kematian dan pencegahan penyebaran Covid-19," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved