Breaking News:

Kronologi 7 Penumpang NAM Air Jadi Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang Jatuh, Ini Penjelasan Maskapai

Setidaknya ada sekitar tujuh penumpang NAM Air jadi korban Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami kecelakaan pesawat dan jatuh pada Sabtu (9/1/2021). 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews
Kronologi 7 Penumpang NAM Air Jadi Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang Jatuh 

Ia mengaku heran dan belum merasa mendapatkan alasan pasti terkait hal tersebut.

Saat berangkat, Arneta dan 3 anaknya diantar sampai pintu Bandara Soekarno Hatta oleh Yayu, salah seorang asisten rumah tangga di tempat tinggal Arneta, Perumahan Taman Lopang Indah, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Banten.

Menurut Yayu, keluarga itu pergi ke Pontianak untuk berjumpa dengan sang suami sekaligus ayah anak-anak Arneta, Yaman Zai.

Yaman selama ini bekerja di bidang pelayaran di Kalimantan.

Arneta dan anak-anaknya merasa rindu lantaran telah lama tak bertemu.

"Ke sana karena kangen, sudah lama enggak ketemu suami," tutur Yayu dikutip dari Kompas.com.

Di Bandara Internasional Supadio Pontianak, hati Yaman Zai merasa tak tenang. Sebab, istri dan tiga anak yang ia nantikan tak kunjung tiba.

"Tadi terakhir kontak saya setengah dua siang tadi, mereka sudah di bandara (Soekarno Hatta) makanya saya tunggu-tunggu, paling kan satu jam sudah sampai, tapi ditunggu tidak datang, ditelepon tidah aktif," kata dia melansir Tribun Pontianak.

Tangis Yaman pecah, ketika mengetahui musibah tersebut.

"Istri saya lalu tiga anak saya jadi penumpang. Saya bekerja setahun lebih di sini, mereka mau ke sini mau liburan," tuturnya pilu.

Dalam kepasrahan, Yaman sangat berharap istri dan anak-anaknya segera ditemukan.

Penjelasan Sriwijaya Air

Tim Corporate Communication Sriwijaya Air, buka suara terkait pengalihan maskapai itu dikarenakan maskapai sebelumnya tidak beroperasi.

Perpindahan dilakukan karena NAM tidak beroperasi.

Sriwijaya Air, kata dua  mengatakan maskapai selalu meminta persetujuan dengan penumpang atas pengalihan tersebut.

Permintaan pengalihan jelasnya selalu melalui persetujuan maskapai dengan penumpang.

Namu, tidak menyebut pasti kenapa Nam Air tidak beroperasi saat itu. Dia pun tidak mengetahui berapa jumlah penumpang yang dialihkan.

"Data berapa penumpangnya harus dicek di history-nya," tuturnya.

Diketahui, ada beberapa keluarga yang bercerita karena anggota keluarganya dialihkan pesawat dalam perjalanan Jakarta-Pontianak. Salah satunya Rion Yogatama (30), warga Sumatera Selatan. Rion sejatinya menumpangi pesawat Nam Air, tapi tiba-tiba dia dipindah ke pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved