Breaking News:

Berita Sidoarjo

2 Pemuda Madura Nekat Selundupkan 6 Kg Sabu dan 100 Pil Ekstasi Dari Malaysia dengan Pesawat Terbang

Saat ditangkap, keduanya baru tiba dari Malaysia. Mereka menumpang  pesawat udara Air Asia dengan kode penerbangan QZ321 rute Kuala Lumpur – Surabaya

Penulis: M Taufik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/M Taufik
Polisi saat membeber barang bukti dan dua pelaku penyelundupan 6 kilogram sabu serta 100 pil ekstasi di Polresta Sidoarjo, Kamis (14/1/2021) 

Penulis : M Taufik , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Dua orang pemuda tertangkap petugas saat menyelundupkan narkoba lewat Bandara Internasional Juanda. Mereka adalah Rizal (22), Warga Surabaya dan Holil (24) asal Pamekasan Madura.

Saat ditangkap, keduanya baru tiba dari Malaysia. Mereka menumpang  pesawat udara Air Asia dengan kode penerbangan QZ321 rute Kuala Lumpur (KUL) – Surabaya (SUB).

“Awalnya petugas curiga dengan gerak-gerik dua orang ini. Kecurigaan itu semakin menguat ketika barang bawaan mereka melewati pemeriksaan x-ray bandara,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto saat di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (14/1/2021).

Ternyata benar, saat barang bawaan mereka diperiksa, ada narkoba di dalamnya.

Dari bagasi tersangka Rizal, petugas menemukan 18 bungkus paket sabu berukuran kecil dan 6 paket sabu berukuran besar.

Barang haram itu disembunyikan di dalam 6 pcs lampu sorot LED yang dimasukkan ke dalam tas.

Sedangkan dari pemeriksaan terhadap bagasi tersangka Holil, petugas menemukan 25 paket kecil berisi sabu, 30 butir pil berwarna hijau, 30 butir pil berwarna coklat, dan 40 butir pil bewarna jingga.

Semua disembunyikan di dalam dua set kipas angin gantung yang dibawa oleh tersangka.

"Dari tangan Rizal totalnya seberat 3.045 gram sabu, sedangkan dari tangan Holil totalnya seberat 3.000 gram sabu dan 100 butir pil ekstasi,” urai Budi di sela penyerahan tersangka ke Polresta Sidoarjo.

Dalam pemeriksaan, dua tersangka mengaku membawa barang itu dari Malaysia.

“Mereka berencana membawa barang-barang haram itu ke Madura,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Diduga, narkoba sebanyak itu akan diedarkan ke Madura dan sekitarnya. Termasuk ke Surabaya.

Untuk memastikan asal barang dan tujuannya, petugas masih melakukan penyelidikan.

Bahkan, penyidik Sat Reskoba Polresta Sidoarjo juga sedang melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan narkoba yang terkait dengan dua tersangka ini.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved