Breaking News:

Nasional

Jokowi Kembali Difitnah, Setelah Disebut Disuntik Vitamin dan Air Tajin, Kini Dituduh Divaksin Eropa

Jokowi Kembali Difitnah, Setelah Disebut Disuntik Vitamin dan Air Tajin, Kini Dituduh Divaksin Eropa

ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. 

SURYAMALANG.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus dilanda fitnah terkait penyuntikan vaksin virus corona atau Covid-19.

Sebelumnya, Presiden Jokowi disebut bukan menerima vaksin Covid-19, tapi cairan yang disuntikkan kepadanya adalah vitamin dan air tajin.

Kini, muncul kabar hoax lagi, yakni Jokowi disebut tidak disuntik vaksin buatan China, Sinovac, tapu disuntik vaksin buatan Eropa.

Dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com (15/1/2021), beredar di media sosial bahwa Jokowi disuntik bukan dengan vaksin produksi China.

Pengunggah mengklaim bahwa vaksin yang disuntikkan ke Presiden Jokowi adalah buatan dari Eropa.

Berdasarkan konfirmasi yang dilakukan Kompas.com, informasi tersebut adalah tidak benar alias hoax.

Baca juga: HOAX! Cairan yang Disuntikkan ke Presiden Jokowi Bukanlah Vaksin Sinovac, Tapi Vitamin dan Air Tajin

Baca juga: Selain Jokowi dan Raja Salman, Inilah 5 Pemimpin di Dunia yang Berani Disuntik Vaksin Covid-19

Vaksin virus corona yang dikembangkan oleh China, Sinovac.
Vaksin virus corona yang dikembangkan oleh China, Sinovac. (DW Indonesia via Kompas.com)

Narasi yang beredar

Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan unggahan dengan narasi Presiden Jokowi tidak divaksin menggunakan vaksin covid-19 buatan China, Sinovac.

Unggahan tersebut dibagikan oleh pemilik akun Facebook atas nama Albert Situmorang di grup Facebook Manusia Merdeka, Rabu (13/1/2021).

Begini bunyinya:

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved