Breaking News:

Kronologi Rumah Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Arneta Fauzia & 3 Anaknya Belum Ditemukan

Arneta Fauzia dan 3 anaknya belum ditemukan, rumah sudah dibobol maling, Ketua RT geram: maling biadab!

Suryamalang.com/kolase KOMPAS.com/RASYID RIDHO/Tribunnews/Irwan Rismawan
Rumah Arneta Fauzia korban Sriwijaya Air dibobol maling 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kronologi rumah korban Sriwijaya Air dibobol maling diungkap Ketua RT setempat bernama Nanang Wahyudi. 

Korban Sriwijaya Air yang rumahnya kemalingan itu bernama Arneta Fauzia beralamat di Serang, Banteng, Jawa Barat

Rumah Arneta Fauzia dibobol maling pada, Jumat (15/1/2021) dan jenazahnya hingga kini belum ditemukan. 

Arneta Fauzia menjadi korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ182, bersama dengan ketiga anaknya, yakni Zurisya Zuar (8), Umbu Kristin Zia (2) dan Fao Nuntius Zai yang masih bayi.

Kejadian naas tersebut pertama kali dipergoki asisten rumah tangga satu hari setelahnya Sabtu 16 Januari 2020.

Baca juga: Curhat Gisella Anastasia Sepi Job Setelah Kasus Video Syur, Mengeluh ke Raffi: Saya Butuh Pekerjaan

Baca juga: Kabar Naomi Zaskia Sekarang Setelah Ditinggal Sule Nikah, Pakai Baju Pengantin, Siapa Cowoknya?

Baca juga: Penyebab Kematian Farida Pasha Mak Lampir Tak Langsung Diumumkan Keluarga, Ify Alyssa Minta Maaf

Baca juga: Siapa David Tobing? Berani Gugat Raffi Ahmad Keluyuran Usai Divaksin, Bukan Sosok Sembarangan

Rumah Arneta Fauzia, salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air
Rumah Arneta Fauzia, salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air (KOMPAS.com/RASYID RIDHO)

Menurut Ketua RT setempat, Nanang Wahyudi, Ia kaget mengetahui sejumlah barang berharga milik majikannya raib dari rumah.

Barang-barang yang hilang tersebut yakni satu unit sepeda, simulasi bayi, tabung gas 3 kilogram, dan galon air.

Nanang menuturkan, saat dicek oleh pembantunya, maling ternyata masuk melalui atap rumah Arneta.

"Lewat genting, ada empat genting dibuka, terus lewat plafon, turun ke kamar belakang dan keluar lewat pintu belakang, "kata Nanang dikutip dari Kompas.com artikel 'Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab'.

Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air terbang punya catatan kecelakaan sejak tahun 2008
Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air terbang punya catatan kecelakaan sejak tahun 2008 (Istimewa via TribunJogja.com)

Warga pun kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian agar segera menangkap para pelaku.

Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved