Penanganan Covid

Resepsi Pernikahan di Loceret Nganjuk Dihentikan, Satgas Covid-19 Sebelumnya Telah Berikan Imbauan

Pesta pernikahan yang digelar salah satu warga tersebut selain tidak mendapat izin dari tim Satgas Covid-19, juga dinilai melanggar PPKM

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Dyan Rekohadi
ISTIMEWA
Sejumlah anggota tim Satgas Covid-19 Kecamatan Loceret terdiri dari personil Polsek Loceret Polres Nganjuk bersama TNI dan Forpimcam Kecamatan Loceret datangi dan hentikan resepsi pernikahan yang digelar warga. 

Penulis : Achmad Amru Muiz , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, NGANJUK - Tim Satgas Penanganan Covid-19 Polsek Loceret bersama Forpimcam Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk hentikan resepsi pernikahan warga di Desa Kwagean, Senin (18/1/2021).

Ini setelah pesta pernikahan yang digelar salah satu warga tersebut selain tidak mendapat izin dari tim Satgas Covid-19, juga dinilai melanggar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kapolsek Loceret Polres Nganjuk, Iptu Laksono Setiawan menjelaskan, melihat status zona merah dan diterapkanya PPKM di wilayah Kabupaten Nganjuk menjadikan semua kegiatan masyarakat yang sifatnya mendatangkan dan menimbulkan kerumunan warga tidak diizinkan tim Satgas Covid-19.

Apalagi imbauan untuk tidak menggelar pesta pernikahan sekarang ini juga sudah dikuatkan oleh SE Bupati Nganjuk.

"Untuk itu, Satgas Covid-19 menghentikan kegiatan resepsi pernikahan yang digelar salah satu warga di Desa Kwagean tersebut. Dan yang diperbolehkan hanya akad nikahnya saja," kata Laksono Setiawan didampingi Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Rony Yunimantara, Senin (18/1/2021).

Dijelaskan Laksono Setiawan, sebenarnya anggota Bhabinkamtibmas Desa Kwagean bersama tim Satgas covid-19 Desa Kwagean sudah mendatangi warga yang akan menggelar resepsi pernikahan.

Mereka sudah mengimbau dan memberikan pengertian agar resepsi pernikahan dengan mengundang banyak warga ditiadakan karena Kabupaten Nganjuk masuk zona merah covid-19 dan adanya penerapan PPKM.

"Namun rupanya imbauan tim Satgas Covid-19 tingkat Desa Kwagean tersebut tidak dihiraukan oleh warga yang tetap menggelar acara resepsi pernikahan," ucap Laksono Setiawan.

Hingga akhirnya, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Loceret menggelar rapat koordinasi dan bermusyawarah terkait hal tersebut.

Diambil keputusan untuk menghentikan resepsi pernikahan yang digelar salah satu warga Desa Kwagean tersebut.

"Tim Satgaspun mendatangi rumah warga yang menggelar resepsi pernikahan dan langsung menghentikan acara resepsi tersebut tanpa ada alasan apapun," tandas Laksono Setiawan.

Sebelumnya Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengeluarkan Surat Keputusan nomor 188/13/K/411.012/2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Nganjuk.

Di mana salah satu keputusannya yakni meminta kegiatan hajatan yang sifatnya mengundang banyak orang ditunda sampai kondisi Kabupaten Nganjuk tidak zona merah covid-19.

"Untuk itu, resepsi pernikahan itu sebaiknya tidak digelar saat ini, tapi kalau akad nikah saja tetap diizinkan," tutur Novi Rahman Hidhayat. 

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved