Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Halaman Rumah Korban di Perumahaan Griya Sulfat Inside Alami Keretakan Sebelum Longsor

Saksi mata, Nurul Alfiah (40) mengatakan beberapa hari sebelum kejadian, halaman rumah korban telah alami keretakan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kondisi rumah korban Roland Sumarno di Perumahan Sulfat Inside Jalan Sadang, Blimbing, Kota Malang. Tampak halamn depan rumah yang sudah tergerus longsor , Senin (18/1/2021) malam. Korban hingga kini dilaporkan hilang setelah terbawa longsor dan diduga hanyut di sungai Bango 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bencana tanah longsor di Perumahaan Griya Sulfat Inside Kavling No. 10, Jalan Sadang, RT 9 RW 18, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (18/1/2021) sebenarnya sudah terdeteksi.

Sebelum longsor, area di depan rumah Kavling No. 10 diketahui sudah retak-retak.

Saksi mata yang pada saat kejadian sedang bertamu di rumah korban, Nurul Alfiah (40) mengatakan beberapa hari sebelum kejadian, halaman rumah korban telah mengalami keretakan.

"Namun sama Roland, retakan - retakan di halaman rumah tersebut telah diperbaiki. Dan setelah diperbaiki itu, dibangun kolam ikan," ujar Nurul.

Sementara itu Analis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Sub Bagian Penyusunan Program Sekretariat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Malang, Cornellia Selvyana Ayoe mengungkapkan ada bantuan Kantor SAR Surabaya.

Tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya atau biasa dikenal dengan Basarnas Surabaya sudah meluncur menuju lokasi kejadian, untuk membantu pencarian korban.

"Terkait titik penyisiran, nanti kami lihat dan koordinasi dengan tim Basarnas Surabaya. Sekarang, Basarnas Surabaya sedang meluncur kesini untuk membantu kami," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, longsor terjadi di halaman depan sebuah rumah di Perumahaan Griya Sulfat Inside Kavling No. 10

Akibat kejadian itu, pemilik rumah, Roland Sumarna (40) yang sedang membersihkan gorong - gorong di halaman rumah terbawa longsoran tersebut.

Selain korban, dua sepeda motor juga ikut terbawa longsoran tersebut.

Hingga saat ini masih belum ditemukan titik terang keberadaan korban. Apakah korban tertimbun tanah longsor, atau hanyut terbawa arus sungai Bango.

Dan seperti yang diberitakan sebelumnya, posisi rumah korban sendiri menghadap ke arah sungai. Dan hanya berjarak sekitar lima meter dari bibir Sungai Bango.

Sedangkan istri korban yang bernama Yunica (26), selamat dari kejadian tersebut. Namun kondisinya masih shock dan terus menangis, berharap sang suami bisa ketemu dalam kondisi selamat.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved