Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bupati Sanusi Geber Realisasi Peresmian Mal Pelayanan Publik, Lalu Layanan Dukcapil di Kecamatan

Selain mal pelayanan publik, realisasi pelayanan kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) di tingkat kecamatan juga sedang digeber oleh Sanusi.

SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Pasangan Bupati Malang, Muhammad Sanusi dan Wakil Bupati Malang terpilih, Didik Gatot Subroto. 

Penulis : M Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang terpilih, Muhammad Sanusi bertekad merealisasikan janji peresmian mal pelayanan publik yang berada di Kepanjen Kabupaten Malang.

Ambisi tersebut ia sampaikan melalui prioritas 100 kerja yang dicanangkan oleh pemenang Pilkada Malang 2020 ini.

"Setelah pelantikan nanti, program 100 hari kami launching mal pelayanan publik. Nanti pelayanan perizinan bisa tercapai semua, bisa terselesaikan," beber Sanusi di Gedung DPRD Kabupaten Malang, pada Kamis (21/1/2020).

Meski bertekat akan meresmikan, Sanusi belum bisa menerangkan secara gamblang target waktu peresmian mal pelayanan publik tersebut.

Kata Sanusi, mal pelayanan publik nantinya dapat memudahkan masyarakat Kabupaten Malang yang ingin mengurus segala jenis perizinan.

"Tidak perlu pindah-pindah tempat. Jadi cukup urus satu tempat di mal tersebut," beber pengusaha tebu asal Gondanglegi itu.

Selain mal pelayanan publik, realisasi pelayanan kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) di tingkat kecamatan juga sedang digeber oleh Sanusi.

"Dukcapil pelayanannya segera kita gulirkan di seluruh kecamatan. Jadi saya ingin masyarakat Kabupaten Malang mengurus dokumen kependudukan, cukup di kecamatan," jelas Sanusi.

Pada sektor investasi, pengembangan megaproyek nasional seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru (BTS) menurut Sanusi terus berprogres.

Menurutnya, KEK Singhasari telah mengalami perkembangan signifikan dengan ditandatanganinya memorandum of understanding (MoU) bersama sejumlah investor. Terutama pada bidang teknologi dan informasi.

”Ini sedang kami pacu untuk segera bisa beroperasi, karena tempatnya sudah siap. Tapi kalau untuk BOP (Badan Otorita Pariwisata) Bromo Tengger Semeru sekarang kami juga masih menunggu proses untuk dikeluarkan peraturan pemerintahnya,” tutup Sanusi

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved