Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Pemkot Blitar Ikuti Rencana Perpanjangan PPKM

Pemkot Blitar akan mengikuti rencana perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga dua pekan ke depan.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Petugas gabungan memberikan sosialisasi terkait penerapan PPKM kepada masyarakat di Kota Blitar. 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Pemkot Blitar akan mengikuti rencana perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga dua pekan ke depan. 

Wali Kota Blitar, Santoso, mengatakan akan menyesuaikan dengan kebijakan dari pemerintah pusat terkait penerapan PPKM di masa pandemi Covid-19, mengingat perkembangan kasus Covid-19 masih cukup tinggi. 

"Kami menyesuaikan (kebijakan pemerintah pusat), meski bukan termasuk daerah yang wajib menerapkan PPKM. Kalau PPKM diperpanjang, kami akan ikut memperpanjang," kata Santoso, Jumat (22/1/2021). 

Dikatakannya, langkah itu sebagai antisipasi jika terjadi ledakan kasus Covid-19 di Kota Blitar

Menurutnya, sekarang perkembangan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di Kota Blitar masih tinggi. 

"Jika terjadi ledakan kasus Covid-19, kami sudah siap di lapangan," ujarnya. 

Selain itu, kata Santoso, rencana memperpanjang penerapan PPKM juga sebagai edukasi kepada masyarakat agar tetap hati-hati di masa pandemi Covid-19. 

Masyarakat diminta tetap patuh menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. 

"Dengan PPKM ini, harapannya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan semakin tinggi. Penerapan protokol kesehatan cara yang efektif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19," katanya. 

Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan polisi akan mendukung pemerintah daerah dalam penegakan protokol kesehatan di masyarakat. 

Yudhi memiliki tiga langkah dalam upaya mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

Ketiga langkah tersebut, yaitu, edukasi, pengawasan, dana penegakan hukum. 

"Kami melakukan pengawasan lewat operasi yustisi. Jika ada pelanggaran, baru kami lakukan penegakan hukum dengan tipiring," katanya. 

Dikatakannya, selama masa PPKM, semua kegiatan masyarakat dibatasi. Kegiatan masyarakat bisa dilaksankan dengan izin dari Satgas Covid-19. 

"Tapi, saat PPKM ini, bisa dibilang semua kegiatan masyarakat disetop dulu. Peluang dikeluarkan izin untuk kegiatan masyarakat tipis. Misalnya, seperti kegiatan hajatan lebih baik ditunda dulu," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved