Breaking News:

Inilah Bahaya Anosmia Atau Kehilangan Penciuman Akibat Virus Corona, Simak Cara Mudah Memulihkannya

Inilah Bahaya Anosmia Atau Kehilangan Penciuman Akibat Virus Corona, Simak Cara Mudah Memulihkannya

Pixabay/Coyot
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Efek samping akibat terpapar virus corona atau Covid-19 di antaranya adalah anosmia atau kehilangan penciuman.

Pasien yang pernah mengidap Covid-19, ketika sembuh, indera penciumannya bisa normal kembali dan ada juga yang kehilangan penciuman meskipun sudah sembuh.

Dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com, kasus kehilangan penciuman bisa berdampak lebih dari sekadar ketidakmampuan mencium bau.

Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta Lebih, Masuk 20 Besar Dunia, Ini Tanggapan Menkes

Rizieq Shihab Pernah Positif Virus Corona dan Rahasiakan Hasil Swab Test, Ini Kata Bareskrim Polri

Menurut ahli THT Raj Sindwani MD, seseorang yang mengalami anosmia juga bisa kehilangan rasa aman.

Misalnya, tidak mampu mencium bau-bau yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran.

"Tanpa kemampuan untuk mencium, kita kehilangan kemampuan untuk mendeteksi bau berbahaya, seperti gas atau api dan asap," katanya, seperti dilansir Cleveland Clinic.

Bahkan untuk hal yang umumnya dianggap sederhana, seperti mencium makanan busuk sekalipun, orang-orang yang kehilangan penciuman tidak bisa melakukannya.

Dampak yang lebih luas bisa menyangkut psikologis seseorang.

Ilustrasi virus corona atau Covid-19
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 (www.medscape.com)

Akibat gangguan dalam hubungan antara ingatan emosional, pengalaman, dan kemampuan penciuman, beberapa orang dapat mengalami kecemasan dan bahkan depresi.

"Makanan menjadi tidak lagi enak, minuman kesukaan rasanya tidak lagi sama."

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved