Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Laba BWR Selama Empat Tahu Sebanyak Rp 685 Juta

Plt Dirktur BWR Bagyo Prasasti Prasetyo mengatakan laba usaha BWR selama empat tahun di bawah kepemimpinannya sebanyak Rp 685 juta.

SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Bagyo Prasasti Prasetyo. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Plt Direktur Batu Wisata Resource (BWR) Bagyo Prasasti Prasetyo mengatakan laba usaha BWR selama empat tahun di bawah kepemimpinannya sebanyak Rp 685 juta.

Ia juga sudah melaporkan pertanggungjawabannya sebagai direktur di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 18 Januari 2021.
 Bagyo sekaligus menanggalkan jabatannya sebagai direktur definitif di tanggal tersebut.

Saat ini, ia menjabat dengan status pelaksana tugas hingga empat bulan ke depan.

“Laporan itu sudah sesuai aturan, satu bulan setelah masa jabatan berakhir, kami menyerahkan laporan keuangan yang sudah diadudit.

"Saat ini masih diaudit. Setelah diaudit itulah, kami tembuskan ke pihak-pihak, termasuk DPRD,” papar Bagyo.

Saat ini, BWR belum memiliki direktur definitif. Pemkot Batu tengah menyusun panitia penyelenggara untuk menyeleksi dan mencari direktur yang baru.

Bagyo rupanya tidak tertarik untuk melanjutkan jabatannya di BWR. Ia mengatakan tidak ingin menjabat lagi sebagai direktur BWR.

“Sudah tidak ingin mencalonkan lagi. Perubahan di Batu sangat cepat, butuh anak muda. Menurut saya lebih baik regenerasi,” ungkapnya. 

Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman menyampaikan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan pertanggung jawaban terkait BWR dari Pemkot Batu.

Sebagai pengawas, DPRD akan meminta salinan pertanggung jawaban BWR itu dalam waktu dekat.

Nurochman akan meminta hasil laporan pertanggung jawaban tersebut dari Pemkot Batu.

DPRD juga perlu menanyakan perkembangan dari hasil penyertaan modal senilai Rp 7 miliar. Baik laba hingga operasional tiap tahunnya.

“Kami ikut porses penetapan persetujuan modal, alangkah baiknya harus diberi laporan,” bebernya.

Nurochman mengatakan kabar BWR selama ini kurang menggembirakan. Termasuk penyertaan modal lainnya senilai Rp 3 miliar yang kabarnya diinvestasikan.

“Kemana larinya, kami tidak tahu namun pada prinsipnya mereka punya audit internal. Hasil audit akhir periode itu harus disertakan dalam lampiran karena semua pertanggung jawaban penyertaan modal dari APBD wajib disampakan terbuka,” tegasnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved