Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Rokok di Lapas Lowokwaru Mahal, Mamik Pilih Selundupkan Tembakau untuk Anaknya

Mamik Winarsih kepergok menyelundupkan tembakau untuk anaknya yang mendekam di Lapas Klas I Malang atau Lapas Lowokwaru.

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Tembakau yang disita anggota Polresta Malang Kota. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mamik Winarsih kepergok menyelundupkan tembakau untuk anaknya yang mendekam di Lapas Klas I Malang atau Lapas Lowokwaru pada Rabu (27/1/2021) 

Mamik mengirim dan menyelundupkan tembakau mengirim tembakau dibungkus tahu goreng dan mendol.

“Anak saya suka mendol. Selain itu karena rokok di dalam Lapas mahal. Dulu saya  pernah kirim tembakau dibungkus plastik transparan, ternyata hilang," kata Mamik kepada SURYAMALANG.COM di Mapolresta Malang Kota, Sabtu (30/1/2021).

Mamik menegakan tembakau yang diselundupkan ke dalam tahu goreng dan mendol adalah tembakau biasa seharga Rp 7.000 per setengah ons.

“Kalau beli rokok Trubus Alami di dalam Lapas seharga Rp 11.000. Padahal harga rokok tersebut di luar Lapas hanya Rp 7.000."
"Makanya saya kirim tembakau tersebut dengan cara seperti itu. Saya juga baru pertama kali melakukan ini," tuturnya.

Atas perbuatannya itu, Mamik minta maaf kepada pihak Lapas Kelas I Malang dan Polresta Malang Kota.

“Saya benar-benar minta maaf, dan tidak akan mengulangi lagi," tandasnya.

Polresta Malang Kota telah menguji tembakau tersebut ke Laboratorium Forensik Polda Jatim.

Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Anria Rosa Piliang mengatakan bahwa hasil uji Laboratorium Forensik Polda Jatim terkait tembakau tersebut keluar pada Kamis (28/1/2021).

"Hasil uji lab menyatakan bahwa tembakau mengandung nikotin. Tidak kandungan narkotika sama sekali," ujar Anria.

Menurutnya, pelaku telah mengakui telah mengirim tembakau tersebut untuk dipakai anaknya di dalam lapas.

"Katanya, harga rokok di dalam lapas mahal," jelasnya.

Karena tidak ada bahan narkotika di dalam tembakau tersebut, pihaknya tidak akan melanjutkan pemeriksaan.

“Kami menyita tembakau ini, tapi kasus ini sudah clear. Karena tembakau itu bukanlah tembakau gorila dan tidak mengandung narkotika,” tambahnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved