Berita Trenggalek Hari Ini

4 Pegawai Terpapar Covid-19, Balai Uji Kir Trenggalek Tutup Sehari

UPT Pengujian Kendaraan Bermotor atau Balai Uji Kir Trenggalek tutup pada Senin (1/2/2021).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
UPT Pengujian Kendaraan Bermotor atau Balai Uji Kir Trenggalek tutup pada Senin (1/2/2021). 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - UPT Pengujian Kendaraan Bermotor atau Balai Uji Kir Trenggalek tutup pada Senin (1/2/2021).

Penutupan itu karena empat pegawai Balai Uji Kir terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek, Sigid Agus Hari Basoeki menjelaskan awalnya ada satu pegawai struktural di UPT tersebut yang diketahui terpapar Covid-19.

Berdasarkan hasil koordinasi Dinas Perhubungan dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 setempat, diputuskan agar seluruh karyawan UPT Pengujian Kendaraan Bermotor dites usap.

"Akhirnya kami swab seluruh pegawai yang berjumlah 20 orang," sambung Sigid kepada SURYAMALANG.COM, Senin (1/2/2021).

Sembari menunggu hasil tes itu, Dishub dan tim Satgas Covid-19 memutuskan untuk menutup sementara layanan di Balai Uji Kir.

"Karena selama menunggu hasil swab, para karyawan ini juga harus menjalani isolasi mandiri sampai hasil swab-nya negatif," ungkapnya.

Dishub baru menerima informasi hasil swab 20 pegawai itu pada hari ini.

Hasil swab tersebut menunjukkan bahwa ada tambahan tiga pegawai lain yang positif Covid-19.

Rinciannya, seorang pegawai administrasi dan dua orang pegawai pelayanan.

Menurut Sigid, mereka yang terpapar menjalani isolasi sesuai aturan yang berlaku.

"Sementara dengan 16 pegawai yang ada, aktivitas di UPT bisa tetap berjalan normal. Maka mulai besok (Selasa, 2/2/2021), UPT kami buka kembali," ungkap dia.

Terbatasnya jumlah pegawai bisa teratasi sebab layanan uji kir di Trenggalek menggunakan sistem online.

Bagi kendaraan yang batas uji kirnya habis pada Senin (1/2/2021) bisa datang ke UPT esok hari tanpa harus membayar denda.

Menurut Sigid, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor biasa melayani uji kir sekitar 50 kendaraan saban hari.

"Rata-rata segitu. Waktu awal Covid-19 dulu sempat turun jadi sekitar 30 kendaraan sehari. Tapi sekarang sudah mendekati saat normal," ungkapnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved