Breaking News:

7 Fakta Wanita Senam 'Ampun Bang Jago' saat Kudeta Mliter di Myanmar Berlangsung, Santai Aerobik

Ini 7 fakta wanita senam 'Ampun Bang Jago' saat detik-detik kudeta Mliter di Myanmar berlangsung, santai aerobik

Suryamalang.com/kolase Twitter Àngel Marrades @VonKoutli
video viral seorang wanita senam saat kudeta mliter di Myanmar sedang berlangsung 

Tak hanya itu, kegiatan "santai" yang dilakukan warga Myanmar lain di tengah kudeta adalah melakukan yoga.

Dikutip dari Business Insider, Selasa (2/2/2021), pada pagi hari saat terjadinya kudeta, beberapa penduduk kota di Yangon, Myanmar, sedang melakukan yoga di taman.

4. Pemicu terjadinya kudeta

Polisi berjaga di Naypyidaw pada Jumat (29/1/2021), jelang pembukaan kembali parlemen pada 1 Februari usai kemenangan Aung San Suu Kyi dan partainya, National League for Democracy (NLD), di pemilu Myanmar November 2020.
Polisi berjaga di Naypyidaw pada Jumat (29/1/2021), jelang pembukaan kembali parlemen pada 1 Februari usai kemenangan Aung San Suu Kyi dan partainya, National League for Democracy (NLD), di pemilu Myanmar November 2020. (AFP PHOTO/THET AUNG)

Ardi Bakrie Marah, Nia Ramadhani Tak Tahu Diri Meskipun Salah, Bukan Minta Maaf Justru Cari Alasan

Diketahui, pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi bersama sejumlah tokoh senior Partai National League for Democracy (NLD) ditangkap pada Senin (1/2/2021).

Adapun akar permasalahan kudeta di Myamar berawal dari pemilu November 2020, pemilu demokratis kedua sejak negara itu keluar dari pemerintahan militer pada 2011.

Pihak militer menuduh adanya kecurangan dalam proses pemungutan suara sehingga perolehan suara partai NLD jauh lebih besar dari perkiraan orang-orang.

Dari kejanggalan itu, juru bicara militer mengatakan tidak akan menutup kemungkinan adanya kudeta jika tuduhan itu tidak diselidiki dengan baik.

Selanjutnya, mereka bergerak untuk menindaklanjuti dugaan tersebut pada Senin (1/2/2021) seperti dilansir dari Kompas.com artikel 'Apa Itu Kudeta Militer seperti Terjadi pada Aung San Suu Kyi di Myanmar?'

Juru bicara militer menegaskan kembali otoritasnya dengan penangkapan sejumlah pemimpin partai politik karena dianggap gagal mengambil tindakan.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Myanmar telah menolah tuduhan memanipulasi pemilih.

Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved