Breaking News:

Jendela Dunia

Demi Bongkar Asal Usul Virus Corona, WHO Repot-repot Blusukan ke Wuhan China, Benarkah Konspirasi?

Demi Bongkar Asal Usul Virus Corona, WHO Repot-repot Blusukan ke Wuhan China, Benarkah Konspirasi?

AFP/HECTOR RETAMAL via Kompas.com
Jalanan di Kota Wuhan, China, terlihat sepi karena ancaman virus corona, Sabtu (25/1/2020). 

SURYAMALANG.COM - Wuhan, sebuah kota di China memang selalu diidentikkan dengan tempat asal mula munculnya virus corona atau Covid-19.

Demi memperoleh kepastian dan data valid, tim penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) blusukan ke Wuhan demi menemukan jawabannya, Rabu (3/2/2021).

Kunjungan WHO difokuskan pada pusat penelitian di Kota Wuhan yang telah menjadi subjek spekulasi tentang asal-usul virus corona.

Salah satu anggota tim mengatakan, mereka bermaksud bertemu dengan staf penting untuk menelusuri masalah kritis yang melanda dunia saat ini.

Amerika Kecam China Terkait Penyiksaan dan Pemerkosaan Sistematis Terhadap Wanita Muslim Suku Uighur

Inilah Daftar Negara yang Terlilit Hutang dari China dan Terancam Bangkrut, Bagaimana Indonesia ?

Kunjungan tim WHO ke Institut Virologi Wuhan adalah puncak dari misi WHO untuk mengumpulkan data dan mencari petunjuk dari mana virus itu berasal dan bagaimana penyebarannya.

"Kami berharap dapat bertemu dengan semua orang penting di sini dan menanyakan semua pertanyaan penting yang perlu ditanyakan," kata ahli zoologi dan anggota tim Peter Daszak.

Dilansri AP News, Rabu (3/2/2021), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan, para ahli juga telah berkomunikasi dengan para ahli dri Universitas Pertanian Huazhong.

"Perlu dicatat bahwa penelusuran virus adalah masalah ilmiah yang kompleks dan kami perlu ruang yang cukup bagi para ahli untuk melakukan penelitian ilmiah," kata Wang.

"China akan terus bekerja sama dengan WHO secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab dan memberikan kontribusinya untuk mencegah risiko di masa depan dengan lebih baik serta melindungi kehidupan dan kesehatan orang di semua negara."

Setelah dua minggu karantina, tim WHO yang terdiri dari para ahli di bidang kedokteran hewan, virologi, keamanan pangan, dan ahli epidemiologi dari 10 negara selama enam hari terakhir mengunjungi rumah sakit, lembaga penelitian, dan pasar hewan yang terkait dengan kasus pertama Covid-19.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved