Berita Pamekasan Hari Ini
Lagu Deen Assalam dan Doa Pelaris Antar Pria Asal Kota Malang Jadi Mualaf di Pamekasan
Lagu Deen Assalam yang dinyanyikan Nissa Sabyan dan doa pelaris mengantarkan Fransiskus Safirsius Cristian Saputro menjadi mualaf di Pamekasan.
SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Lagu Deen Assalam yang dinyanyikan Nissa Sabyan dan doa pelaris mengantarkan Fransiskus Safirsius Cristian Saputro menjadi mualaf di Pamekasan.
Pria asal Kota Malang ini mengucapkan dua kalimat syahadat dituntun oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nahdhatut Ta'limiyah Karang Anyar Plakpak Pamekasan, KH Musleh Adnan pada 31 Januari 2021.
KH Musleh Adnan mengatakan Cristian memeluk agama Islam karena mendapat hidayah dari Allah.
Menurutnya, latar belakang Cristian memeluk agama Islam karena hatinya terenyuh ketika mendengar lagu Deen Assalam.
"Ini merupakan hidayah bagi Cristian. Hidayah itu harganya mahal, dan tidak semudah membalikkan telapak tangan," kata KH Musleh Adnan kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (4/2/2021).
Setelah sah memeluk agama Islam, Cristian berganti nama menjadi Abdussalam.
Menurutnya, Abdussalam bermakna sebagai hamba Allah yang memberi keselamatan.
"Diharap nama baru ini membuat Cristian menjadi orang yang selamat di dunia dan akhirat," terangnya.
KH Musleh mengatakan materi dalam lagu Deen Assalam mengajak kedamaian.
Sejak Cristian sah memeluk Islam, Kiai Musleh langsung menganggap Cristian sebagai adiknya sendiri.
"Pondok Pesantren Nahdhatut Ta'limiyah sudah memberikan surat pernyataan bahwa Cristian mengucapkan ikrar masuk Islam di pondok pesantren kami."
"Saya sendiri yang menandatangani surat pernyataan itu," ungkapnya.
KH Musleh Cristian meninggalkan semua perbuatan tidak baik yang pernah dilakukan sebelum masuk Islam, seperti mabuk.
"Semoga Cristian istikamah memeluk agama Islam," imbuhnya.
Sementara itu, Cristian mengaku pernah bekerja lama di kafe di Bali.
Cristian memastikan keputusannya masuk Islam tanpa paksaan dari siapa pun.
Selain lagu Deen Assalam, ternyata ada hal lain yang membuat Cristian masuk Islam.
Saat tinggal di Bali, Cristian pernah jualan.
Cristian pun pergi ke orang pintar untuk minta doa pelaris.
Ternyata orang pintar itu menyuruh Cristian selalu membaca Alfatihah setiap ingin memulai berjualan.(Kuswanto Ferdian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/fransiskus-safirsius-cristian-saputro-kiri-menjadi-mualaf-di-pamekasan.jpg)