Breaking News:

5 Fakta Pembunuhan Keluarga Seniman Anom Subekti di Rembang: Motif Pelaku Diduga Dendam & Ada CCTV

Inilah deretan fakta pembunuhan keluarga seniman Anom Subekti di Rembang, Jawa Tengah pada Kamis, 4 Februari 2021 lalu.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA
Padepokan Seni Ongko Joyo, Rumah seniman Anom Subekti di Rembang, Jawa Tengah 

SURYAMALANG.COM - Inilah deretan fakta pembunuhan keluarga seniman Anom Subekti di Rembang, Jawa Tengah. 

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus pembunuhan keluarga seniman Anom Subekti (60) yang terjadi pada Kamis, (4/2/2021) lalu. 

Polisi menduga jika motif pelaku melakukan pembunuhan kepada keluarga seniman Anom Subekti ini didasarkan dendam. 

Kejadian penemuan empat jasad keluarga seniman Anom Subekti di rumahnya ini berhasil membuat warga Desa Turusgede, Kecamatan Rembang Kota, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah heboh. 

Empat korban adalah Anom Subekti (60), istrinya Tri Purwati, Anaknya AF (13) dan cucunya GH (10). 

Berikut adalah deretan fakta pembunuhan keluarga seniman Anom Subekti  yang ebrhasil tim SURYAMALANG.COM rangkum dari berbagai sumber:

2 Hari Rapid Test Massal di Pasar Tradisional, Satgas Covid-19 Kota Blitar Temukan 10 Orang Reaktif

Pria Asal Tuban Tewas Membusuk di Laut Gresik, Wajah Menghitam dan Mulut Rusak

Kisah Pilu Maling Motor Usia 17 Tahun di Pamekasan, Ayah Tak Akui Anak, dan Ibu Merantau ke Malaysia

1. Kronologi Penemuan Jasad Keluarga Anom Subekti

Seniman Anom Subekti ditemukan tak bernyawa bersama istri, anak, dan seorang cucunya di sanggar seni Padepokan Seni Ongko Joyo, Rembang, Jawa Tengah, Kamis (4/2/2021) pagi.

Jasad keempatnya ditemukan tak bernyawa di atas tempat tidur oleh pembantu mereka, Suti yang curiga gerbang terbuka tapi tak ada yang menyahut.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre mengatakan, jasad semua korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di tempat tidur.

"Posisi semuanya ada di tempat tidur tapi di kamar yang berbeda. Jadi satu di tempat tidur di kamar yang berbeda, kemudian jenazah yang lainnya di tempat tidur yang sama," kata Rongre di lokasi kejadian.

Seperti dikutip dari Kompas.com dalam artikel berjudul, "Keluarga Seniman di Rembang Tewas Dibunuh".

x

TKP Satu Keluarga di Rembang Meninggal Dunia (KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA)

2. Ditemukan oleh Asisten Rumah Tangga 

Tubuh Anom Subekti beserta seluruh keluarganya yang sudah tidak bernyawa pertama kali ditemukan oleh Suti, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga keluarga ini. 

Saat itu, saksi melihat pagar rumah majikannya sudah terbuka. Melihat itu, ia kemudian memanggil tapi tidak ada jawaban.

Mengetahui itu, saksi pun lantas masuk ke dalam rumah. Namun, betapa terkejutnya ia melihat majikannya sudah tidak bernyawa tergeletak di tempat tidur.

Kemudian, oleh saksi penemuan itu dilaporkan ke warga yang saat itu sedang mencari rumput dan diteruskan ke kepala desa dan ke polisi.

Padepokan Seni Ongko Joyo, Rumah seniman Anom Subekti di Rembang, Jawa Tengah
Padepokan Seni Ongko Joyo, Rumah seniman Anom Subekti di Rembang, Jawa Tengah (KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA)

3. Ada Luka Lebam di Tubuh

Saat melakukan olah TKP, polisi menemukan luka lebab di keempat tubuh korban. 

Hal ini membuat polisi menduka jika keluarga Anom SUbekti merupakan korban pembunuhan

Selain itu, ada darah yang keluar dari tubuh korban.

Kata Ranger, luka itu muncul akibat hantaman benda tumpul.

"Dugaan pembunuhan yang dilakukan dengan kekerasan penganiayaan dari hasil olah TKP menunjukkan, keempat korban ini dianiaya."

"Terbukti dengan adanya lebam di tubuh korban yaitu di kepala, dan keempat korban ini hampir sama lebamnya di kepala, mengeluarkan darah dari hidung dan mulut," ungkap Rongre kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

Kapolres Rembang, AKBP Kurniawan Tandi Rongre saat ditemui di lokasi kejadian
Kapolres Rembang, AKBP Kurniawan Tandi Rongre saat ditemui di lokasi kejadian (KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANA)

4. Pelaku Diduga Dendam

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, kata Rongre, motif pelaku membunuh satu keluarga ini diduga karena dendam. Sebab, di lokasi di kejadian tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.

"Dugaan sementara itu dendam karena kenapa yang menjadi korban yaitu satu keluarga namun tidak ada barang-barang yang berhasil diambil oleh pelaku."

"Jadi kesimpulan kami, ini adalah dendam yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban," jelasnya dikutip dari Kompas.com.

Untuk mengungkap kasus pembunuhan ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi.

Rongre pun berharap dari keterangan saksi-saksi dapat mengungkap siapa pelaku yang telah membunuh satu keluarga tersebut.

"Kita masih dalam penyelidikan semuanya apakah orang dekat atau siapa tapi yang jelas dari keterangan-keterangan saksi ini semoga bisa memberikan petunjuk dalam waktu ke depan yang mungkin mudah-mudahan tidak terlalu lama bisa menangkap para pelaku daripada pembunuhan ini," harapnya.

5. Polisi Masih Periksa Kamera CCTV

Selain itu, polisi juga tengah memeriksa rekaman dari kamera pemantau di rumah yang juga Padepokan Seni Ongko Joyo.

Guna untuk kepentingan penyelidikan, keempat korban pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Rembang untuk dilakukan otopsi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved