Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pandemi Covid-19, Angkutan Sekolah di Trenggalek Nganggur Sejak Maret 2020

Angkutan sekolah menganggur selama pandemi Covid-19 masuk Trenggalek. Kini sebagian dari kendaraan angkutan sekolah itu terpakir di kantor Dishub.

SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Angkutan sekolah menganggur selama pandemi Covid-19 masuk Trenggalek. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK – Angkutan sekolah menganggur selama pandemi Covid-19 masuk Trenggalek.

Kini sebagian dari kendaraan angkutan sekolah itu terpakir rapi di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek.

Ada beberapa jenis moda angkutan sekolah di Trenggalek, seperti dua bus, dua minibus, dan sekitar 30 mobil pengangkut umum (MPU).

Pengoperasian bus dan minibus berhenti sejak awal pandemi pada Maret 2020.

Agar kendaraan tidak rusak akibat mangkrak, Dishub hanya melakukan perawatan rutin.

Mayoritas anggaran operasional angkutan sekolah juga dialihakan untuk refocusing penanganan Covid-19.

"Tapi tetap tersedia. Bila sewaktu-waktu pembelajaran di sekolah ada lagi, kendaraan akan beroperasi kembali," kata Sigid Agus Hari Basoeki, Kepala Dishub Trenggalek kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (7/2/2021).

Sebenarnya Pemkab Trenggalek sempat memberlakukan pembelajaran tatap muka selama beberapa bulan di tengah pandemi.

Namun, untuk meminimalisir penularan virus korona di kalangan siswa, angkutan itu tetap tidak dioperasikan.

Sigid mengatakan pengoperasian bus dan minibus angkutan sekolah mengikuti kebijakan yang dibuat pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved