Inspirasi Usaha

Pakai Pakan Racikan Sendiri, Warga Papar Kediri Raup Belasan Juta Tiap Panen Budidaya Ikan Lele

Warga di Desa Tanon, Papar, Kabupaten Kediri, sukses kembangkan budidaya ikan lele di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Farid Farid | Editor: isy
farid mukarom/suryamalang.com
Warga Desa Tanon, Papar, Kabupaten Kediri, Imam Hanafi, pembudidaya ikan lele sukses punya 7 kolam lele dan dapatkan keuntungan 14 Juta setiap 2 bulan. 

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Warga di Desa Tanon, Papar, Kabupaten Kediri, sukses kembangkan budidaya ikan lele di tengah pandemi Covid-19.

Saat masa pandemi Covid-19 sebagian masyarakat Indonesia harus merasakan kesulitan, karena tak mendapat penghasilan.

Namun kali ini tak berlaku bagi sebagian besar warga Desa Tanon yang memilih menjadi pembudidaya ikan lele.

Kisah inspiratif ini bermula dari Agus warga Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri.

Diketahui Agus merupakan Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Lele Desa Tanon.

Pria berusia 55 tahun ini juga menjadi pencipta sebuah formula pakan ikan lele, sehingga membuat panen lebih cepat dengan biaya yang murah.

Ramuan rahasia yang dibuat Agus ini awalnya tak terlepas dari dia membaca sebuah riset jurnal dari ITB Bandung.

Kemudian coba diterapkan pada ikan lelenya hingga akhirnya menemukan formula untuk bahan pakan lele.

Hingga akhirnya ramuan ini memikat ketertarikan warga di Desa Tanon untuk membuat usaha budidaya ikan lele.

Pasalnya dengan ramuan formula yang diciptakan oleh Agus ini, masyarakat yang hendak budidaya ikan lele diuntungkan dengan biaya yang murah dan hasil panen yang memuaskan.

"Kalau budidaya ikan lele normal baru bisa dipasarkan ini berusia 3 -4 bulan, jika tanpa penggunaan formula dari saya. Tetapi kalau pakai formula dari saya panen paling lama 45 hari atau 2 bulan setengah," jelas Agus kepada SURYA.CO.ID.

Seperti Imam Hanafi warga Desa Tanon, yang sebelumnya bekerja di luar kota, namun terdampak pandemi Covid-19 sehingga harus di PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Kemudian Imam Hanafi diajak oleh Agus untuk menjadi pembudidaya ikan lele.

"Saya belum ada pengalaman untuk budidaya ikan lele. Tapi pak Agus dan pak Edi (Perangkat Desa) mau membantu saya, awalnya memang malas. Tetapi setelah dikasih tahu berapa keuntungan yang didapat, akhirnya mau juga," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved