Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

WK Rektor UM Sebut Guru BK Harus Tahu Nilai UTBK Siswa untuk Diarahkan ke Prodi yang Tepat

uru BK (Bimbingan Konseling) harus bisa mengarahkan siswanya ke prodi yang tepat sesuai nilai UTBK saat daftar SBMPTN

UM
Sosialisasi seleksi masuk Universitas Negeri Malang (UM) di Radio City Guide, Selasa (9/2/2021). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Budi Eko Soetjipto MEd MSi, menyatakan guru BK (Bimbingan Konseling) harus bisa mengarahkan siswanya ke prodi yang tepat sesuai nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) saat mendaftar ke SBMPTN.

"Usahakan nilai UTBK nya bisa mencapai 575. Jika kurang dari itu, jangan memilih prodi yang keketatannya tinggi. Bunuh diri ini," kata Budi dalam dialog interaktif seleksi masuk UM di Radio City Guide, Selasa (9/2/2021).

Misalkan memilih prodi Manajemen yang di UM keketatannya tinggi, maka peserta bisa memilih prodi lain yang mirip dengan manajemen.

Ia berpesan pada calon peserta seleksi masuk PTN agar mengusahakan nilai UTBK-nya mencapai 575 atau 600.

Karena hampir semua prodi paling jelek nilai UTBKnya 550 dari hasil pengamatannya.

Jika memiliki nilai UTBK 600, maka relatif aman ke prodi yang memiliki keketatan tinggi.

Di UM, untuk soshum, prodi-prodi yang memiliki persaingan ketat seperti di manajemen, PGSD, psikologi. Keketatan terjadi karena peminatnya tinggi.

"Psikologi juga tinggi. Tapi daya tampungnya masih kecil karena ada rasio dosen mahasiswa," katanya.

Sedang di saintek, keketatan persaingan di informatika, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Teknik Sipil dan Matematika murni. Menurut Prof Dr Suyono MPd, staf ahli WR 1 UM, tentang prodi diminati itu sebagai keputusan masyarakat. 

"Mungkin karena peluang kerjanya cepat," jawab Suyono.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved