Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kemendikbud Ajak Mahasiswa Ikut Program Kampus Mengajar ke SD Daerah 3T

Kemendikbud membuat program Kampus Mengajar angkatan pertama. Ini merupakan kegiatan mengajar di sekolah sebagai bagian dari program Kampus Merdeka.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
Kemendikbud
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kemendikbud membuat program Kampus Mengajar angkatan pertama.

Ini merupakan kegiatan mengajar di sekolah sebagai bagian dari program Kampus Merdeka.

Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, menjelaskan tujuan program ini untuk menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi. 

Sasarannya adalah SD di daerah 3T untuk membantu pembelajaran di masa pandemi.

Penyelenggaraan program ini atas dukungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

"Tantangan yang kita hadapi sangatlah besar, khususnya yang di bangku SD," jelas Nadiem dalam siaran persnya, Selasa (9/2/2021).

Program ini diluncurkan secara daring kemarin.

Lama waktunya 12 minggu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD, terutama di daerah 3T.

Mendikbud menekankan agar perguruan tinggi dan dosen mendukung mahasiswanya untuk mengikuti program Kampus Merdeka dan mempermudah konversi SKS. 

Sebab Kampus Merdeka adalah hak mahasiswa untuk belajar di luar kampus atau prodinya.

Sedang Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban menyambut baik program itu.

Sedang Dirjen Dikti, Nizam, menambahkan mahasiswa yang ikut program ini akan mendapatkan bantuan potongan UKT, bantuan biaya hidup, dan konversi SKS sampai dengan 12 SKS.

Karena masih pandemi Covid-19, maka akan mencari mahasiswa-mahasiswa yang berdomisili dekat dengan SD sasaran, sehingga program ini tidak akan menyebabkan terjadinya mobilisasi mahasiswa.

Adapun keuntungan terbesar yang diperoleh bagi perguruan tinggi dari program ini adalah mendukung perguruan tinggi untuk mencapai indikator kinerja utama (IKU) 2, yaitu banyaknya jumlah mahasiswa yang mendapatkan pengalaman di luar kampus.

Ditambahkan, PTS tidak perlu khawatir akan kehilangan pemasukan, karena PTS akan tetap dapat memberlakukan uang kuliah semesternya.

Sedang bagi para dosen yang mendaftar dan terpilih sebagai dosen pembimbing bakal mendapat insentif dan sertifikat pembimbing kegiatan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved