Breaking News:

Berita Arema Hari Ini

Kompetisi Tak Kunjung Dimulai, Arema FC Khawatir Timnas akan Gagal di SEA Games 2021

PSSI dan PT LIB saat ini tengah berusaha mencari izin dari pihak kepolisian agar turnamen dan kompetisi sepakbola musim ini bisa kembali bergulir

SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Gm Arema FC, Ruddy Widodo 

SURYAMALANG.COM | MALANG - PSSI dan PT LIB saat ini tengah berusaha mencari izin dari pihak kepolisian agar turnamen dan kompetisi sepakbola musim ini bisa kembali bergulir.

Pasalnya pada Maret nanti, genap satu tahun sudah atktivitas sepakbola di tanah air berhenti total karena wabah corona.

Terkait lamanya sepak bola di Indonesia vakum dan tanpa ada pertandingan apapun, Arema FC khawatir jika nantinya kondisi ini berimbas pada nasib Timnas U-23 di gelaran SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam November mendatang.

"Maret ini sudah satu tahun persis bola berhenti beraktivitas di Indonesia. Padahal di sekitar Indonesia ada yang masih tetap on terus. Endingnya inikan semua untuk Timnas. Event 2021 yang belum ditunda cuma SEA Games. Kami di Arema merinding melihat kondisi sepakbola di tanah air," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Jumat (12/2/2021).

Lebih lanjut Ruddy menuturkan, kekhawatiranya muncul karena negara-negara tetangga lebih siap secara persiapan dan juga kesiapan. 

Di tengah adanya pandemi negara-negara lain tetap menggelar kompetisi meski sempat ditunda.

Kondisi ini berbeda dengan di Indonesia, yang menghentikan kompetisi secara total selama hampir satu tahun lamanya.

"Takutnya kami lama tidak ada kompetisi, Timnas ini jadi bulan-bulanan di SEA Games. Itu yang kami khawatirkan. Sebagus-bagusnya TC tapi kalau tidak ada kompetisi, tidak ada persaingan. Atmosfer pertandingannya tidak dapet. Sebagus-bagusnya pelatih dan pemain Timnas, kalau lama tidak diasah juga pasti menurun dan berkurang," ujarnya.

"Sedangkan kompetitor di Asia Tenggara hanya Indonesia yang sepakbolanya berhenti total. Yang lainnya jalan. Itu makanya semua harus bersiap. Jangan pas November Timnas tidak prestasi, semua teriak-teriak. Jangan sampai," tambah Ruddy.

Kekhawatiran lain yang dirasakan Arema FC ialah berkaca dari SEA Games tahun 2019 lalu.

Saat itu impian Timnas U-23 untuk jadi juara pupus setelah kalah 0-3 dari Vietnam dalam babak final di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) lalu.

Sementara pada tahun ini Vietnam bertindak sebagai tuan rumah, sehingga tak dipungkiri akan semakin berat.

"Apalagi tuan rumah SEA Games nanti Vietnam. Yang notabenya kemarin SEA Games tuan rumahnya Filipina finalnya Indonesia Vs Vietnam, apalagi sekarang mereka tuan rumah. Ditambah disana sepak bola tidak berhenti sama sekali. Tentu akan berbeda kesiapannya. Menurut saya waktu sembilan bulan sangat sedikit buat persiapan SEA Games," terang pria asal Madiun itu.

Penulis: Dya Ayu
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved