Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Lapas Kelas I Malang Siapkan Intelijen Pemasyarakatan, Cegah Barang Terlarang Masuk dan Gali Info

Intelijen tersebut, petugas pemasyarakatan bisa mengetahui dan memperoleh informasi akurat dari setiap kegiatan yang dilakukan oleh warga binaan Lapas

TribunJatim/Kukuh Kurniawan
Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gde Krisna 

Penulis :Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Lapas Kelas I Malang siapkan Intelijen Pemasyarakatan untuk cegah barang terlarang masuk ke dalam lingkungan lapas, 

Seperti yang diberitakan sebelumnya pada Kamis (11/2/2021) malam, Satops Patnal Korwil Malang bersama Kanwil Kemenkumham Jawa Timur bersama - sama melakukan penggeledahan di Lapas Kelas I Malang.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan cukup banyak barang terlarang dimiliki oleh warga binaan.

Barang terlarang itu antara lain seperti HP, kabel, senjata tajam, dan gas portable.

Dengan perincian, untuk HP sebanyak 11 buah, senjata tajam 12 buah, sendok 8 buah, gunting 2 buah, korek api 26 buah, kabel dan stop kontak 5 buah, gas portable 6 buah, music box 1 buah, charger 4 buah, dan obeng 1 buah.

"Agar barang terlarang tidak kembali masuk ke dalam lingkungan lapas, maka kami perketat pemeriksaan serta penggeledahan barang dan makanan yang dikirimkan oleh kerabat / keluarga kepada warga binaan lapas. Orang - orang yang melintas (baik yang masuk dan keluar lapas) juga kami periksa," ujar Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gde Krisna kepada TribunJatim.com, Minggu (14/2/2021).

Ia menjelaskan selain melakukan pengketatan pemeriksaan, pihaknya juga menggalakkan kegiatan razia dan penggeledahan di blok hunian warga binaan.

"Sudah jelas perintah Kakanwil Kemenkumham Jatim, untuk bebas dari Halinar (HP, Pungli, dan Narkoba). Sehingga kami targetkan di tiap regu pengamanan, dalam sebulan melaksanakan dua kali kegiatan razia. Dan kami memiliki empat regu pengamanan serta Satops Patnal, sehingga dalam sebulan, kami bisa melakukan 10 kali kegiatan razia dan penggeledahan blok hunian warga binaan," bebernya.

Namun pihaknya mengaku, meski telah dilakukan kegiatan tersebut, potensi barang terlarang masuk ke dalam lapas masih ada. Sehingga pihaknya telah menyiapkan Intelijen Pemasyarakatan.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved