Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pengakuan Hamdy, Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung untuk Tumbal Harta Karun di Malang

Arifudin Hamdy (35) menjadi tersangka kasus pembunuhan ibu kandungnya, Mistrin (56) di bekas mes PJB Karangkates, Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Humas Polres Malang
Barang bukti pembunuhan Mistrin (56) sebagai tumbal harta karun di bekas mes Pembangkit Jawa Bali (PJB) Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Arifudin Hamdy (35) menjadi tersangka kasus pembunuhan ibu kandungnya, Mistrin (56) di bekas mes Pembangkit Jawa Bali (PJB)Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Diduga Hamdy membunuh ibu kandungnya sebagai tumbal harta karun.

"Ibu yang menggali lubang itu. Setelah itu ibu tidak sadar karena pusing. Ibu itu sudah lama punya riwayat pusing."

"Lalu ibu saya meninggal. Penghuninya menarik ibu saya dari dalam lubang galian," kata Arifudin kepada SURYAMALANG.COM di Polres Malang, Sabtu (13/2/2021).

Hamdy mengakui terbuai hasutan gaib tentang kabar adanya harta karun di mes PJB yang tidak jauh dari warung ibunya itu.

Hamdy pun mempercayai rekomendasi dukun bernama Mbah Joni asal Kabupaten Blitar.

"Kata Mbah Joni, ada harta karun berupa berlian. Tapi, sampai sekarang saya belum dapat," terangnya.

Hamdy yakin bangunan bekas mes PJB Karangkates itu memang angker.

Makanya dia yakin ibunya memang ditarik oleh penghuni gaib yang mendiami kawasan tersebut.

"Katanya, kawasan situ memang angker. Ada orang yang pernah masuk kawasan itu, dan bilang bahwa kawasan itu ada penghuninya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved