Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Pengungsi Brau Segera Tempati Lahan Relokasi

Warga Dusun Brau yang selama ini mengungsi akibat rumahnya berpotensi terdampak longsor akan pindah ke tempat baru yang permanen.

INSTAGRAM PUNJUL SANTOSO
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat melihat lahan yang rencananya menjadi tempat relokasi warga di Dusun Brau, Desa Gunung Sari, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Warga Dusun Brau yang selama ini mengungsi akibat rumahnya berpotensi terdampak longsor akan pindah ke tempat baru yang permanen.

Mereka sepakat direlokasi ke tempat yang lebih aman oleh Pemerintah Kota Batu.

Pemkot Batu dan warga telah sepakat untuk menempati lahan baru.

Kesepakatan itu terjadi setelah Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso datang langsung ke lokasi dan bertemu sejumlah warga.

Setelah adanya kesepakatan tersebut, warga diharapkan bisa hidup dengan tenang.

Tidak terkatung-katung ataupun khawatir akan terimbas bencana alam.

"Sudah ada kesepakatan lahannya berada di dekat TPQ Brau. Aman dan kontur tanah bagus, perkiraan lahan yang akan digunakan seluas 1300 meter persegi hingga 1500 meter persegi. Secepatnya kami laporkan ke wali kota," jelas Punjul, Minggu (14/2/2021).

Punjul menjelaskan, target relokasi waktunya sebulan. Ia tidak ingin warga terlalu lama berada di tempat pengungsian.

Ditegaskan Punjul, relokasi adalah pilihan terbaik dan paling memungkinkan demi keselamatan warga.

"Memang sebelumnya ada alternatif gunakan TKD atau tukar guling dengan perhutani tapi prosesnya pasti memakan waktu cukup lama. Makanya pengadaan lahan jalan tercepat dan terbaik," terangnya.

Berdasarkan data yang dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batu, ada 11 KK di Dusun Brau, Desa Gunungsari, yang mengungsi di tempat relokasi karena rumah mereka terancam longsor.

Bencana longsor terjadi di RT 2/RW 10 Dusun Brau, Desa Gunung Sari, Kota Batu. Kondisi geografisnya merupakan daerah dengan tanah bergerak.

Kajian BPBD, lokasi tersebut rawan dan tidak boleh ditinggali. Alat deteksi bencana longsor terus berbunyi dua hari sebelumnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved