Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Jalan Retak Diperbaiki, 14 Pedagang Payung Batu Rehat Sementara Waktu

ada 14 pedagang yang harus istirahat dulu berdagang akibat imbas jalan retak di Payung Batu.

benni indo/suryamalang.com
Ani Wahyu Wijayanti saat menunjukan kamar kecil di sebuah warung yang terdampak retakan tanah. Terlihat tembok kamar kecil ikut retak. 

SURYAMALANG.COM | BATU – Ketua Paguyuban Jagung Bakar yang mengakomodir pedagang di kawasan Payung 1 hingga 3, Ani Wahyu Wijayanti menerangkan ada 14 pedagang yang harus istirahat dulu berdagang.

Mereka harus rehat sejenak berdagang selama pengerjaan perbaikan jalan berlangsung.

Mereka baru bisa berdagang lagi ketika pengerjaan rampung.

Yanti juga juga tengah menunggu hasil kajian pemerintah untuk memutuskan apakah mengharuskan pergi atau tidak.

“Belum tahu ditutup sampai kapan, pastinya pasti hari ini kami melakukan penutupan kedai. Kami akan mendapatkan bantuan sembako dari Lurah Songgokerto dan penangguhan retribusi dari perhutani,” urai Yanti, Selasa (16/2/2021).

Ia juga berharap perbaikan bisa segera diselesaikan.

Ada banyak pedagang yang terdapat di Payung 1 dan hanya mengandalkan mata pencaharian membuka warung saja.

Jalan Raya Brigjen Moch Manan di Kota Batu terus dipantau secara ketat pasca terjadinya keretakan.

Dishub Kota Batu membatasi tonase kendaraan untuk mengantisipasi terjadinya pergeseran tanah.

“Maksimal tonase 14 ton saja. Ada pengecualian yakni kendaraan KUD Ngantang, KUD Pujon, dan Pertamina yang tetap diizinkan lewat,” ujar Kasi Dalops Dishub Kota Batu Nur Prihantono.

Ia membeberkan sosialisasi dilakukan dengan pemasangan rambu lalu lintas di 9 titik yakni di kawasan Kecamatan Ngantang, Desa Kambal, jurang klemuk, Desa Sebalo, SPBU Songgoriti, perempatan Desa Pesanggrahan, pertigaan Desa Pendem, Kecamatan Karangploso, dan exit tol Karanglo.

Kawasan yang retak telah dilakukan pengaspalan pada Senin sore pukul 17.00 WIB oleh UPT Pemeliharaan Jalan PU Bina Marga Provinsi Jatim.

Jika sampai terjadi pergeseran tanah pasca pengaspalan maka jalur provinsi tersebut akan dilakukan sistem buka tutup jalan agar tetap bisa dilewati.

BPBD Batu juga akan membangun sumur tampungan air sekitar kawasan retakan tanah.

Perbaikan itu ditarget selesai dalam waktu sebulan.

Penulis: Benni Indo
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved