Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

UPT Pasar Sayur Kota Batu Klaim Kesejahteraan Pedagang Meningkat Hingga 10 Persen

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Sayur Kota Batu mengklaim bahwa perekonomian pedagang meningkat antara 5-10 persen

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Kondisi Pasar Sayur Kota Batu setahun setelah diresmikan, Selasa (16/2/2021). Tidak banyak pedagang mengisi lapak yang telah disediakan. 

“Kalau berapa banyak, yang tidak menempati ada 30-40 persen dari 310 pedagang. Pasalnya, mereka menunggu dan melihat peluang. Kalau dagang sekarang, apa yang akan dijual? Kecuali yang sudah mapan dan banyak pelanggannya, bawaannya sesuai kapasitas lapaknya. Jadi yang menempati lapak jumlahnya di atas 50 persen,” tegasnya.

Kata Agus, aktivitas perdagangan di Pasar Sayur berlangsung sepanjang 24 jam.

Bahkan banyak kegiatan terjadi di atas pukul 10 malam.

Ia mengatakan, hal itulah yang membuat pedagang terlihat sepi saat pagi atau siang hari.

Meskipun ia meyakini perekonomian pedagang meningkat, di sisi lain Agus juga memahami kalau kondisi pasar.

Penjelasan Agus, sebagai pasar grosiran, banyak barang yang dijual keluar kota bahkan keluar pulau.

Pesanannya banyak, sedangkan pembeli yang datang ke Pasar Sayur jumlahnya sedikit.

Pembeli tidak bisa membeli secara eceran untuk saat ini.

Terkait sepinya pasar tersebut, belum ada program yang secara spesifik mengintervensi kegiatan perdagangan di pasar.

Agus hanya mengatakan kalau Pemkot Batu tengah berupaya untuk meramaikan pasar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved