Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

UPT Pasar Sayur Kota Batu Klaim Kesejahteraan Pedagang Meningkat Hingga 10 Persen

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Sayur Kota Batu mengklaim bahwa perekonomian pedagang meningkat antara 5-10 persen

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Kondisi Pasar Sayur Kota Batu setahun setelah diresmikan, Selasa (16/2/2021). Tidak banyak pedagang mengisi lapak yang telah disediakan. 

Caranya, mengajak pedagang untuk berdagang di lapak yang telah menjadi haknya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap pedagang di Pasar Sayur.

Pendataan tersebut untuk mengetahui siapa-siapa saja pedagang yang aktif berjualan.

Di sisi lain juga untuk memastikan legalitasnya.

“Istilahnya, kalau orang menempati tempat itu kan juga harus ada legalitasnya, pedagang juga kami tata. Ya makannya, ditata ini. Jadi pedagang yang malas untuk berdagang, kami sarankan untuk masuk bersama agar pasar ramai,” ungkapnya.

UPT Pasar Sayur Batu juga tengah berupaya untuk menarik kembali para pedagang sayur asal Batu yang berdagang ke Pasar Sayur Karangploso.

Agus mengatakan, banyak warga Kota Batu yang berdagang di sana.

“Pasar sayur geser ke Karangploso. Di sana banyak warga Kota Batu, makannya nanti sedikit demi sedikit akan saya tarik kembali ke Kota Batu. Saya usahakan bisa menyisih kembali ke Kota Batu. Jam bukanya juga berbeda, mungkin nanti kami akan bertemu paguyuban di pasar Karangploso agar kejayaan Pasar Sayur Batu kembali,” tegasnya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko juga mengatakan hal serupa tentang mengembalikan kejayaan pasar sayur ke Kota Batu.

Pernyataan itu ia katakan saat meresmikan Pasar Sayur Batu setahun lalu, 17 Februari 2020.

“Harapan kami pembangunan ini tidak hanya menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan belanja kebutuhan, tapi bisa mengembalikan masa keemasan pasar sayur,” harap Dewanti, Senin (17/2/2020).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved