Breaking News:

Fakta Sebenarnya Warga Desa Tuban Beli 190 Mobil Massal, 1 Rumah Order 3 Unit, Kades Ngaku Khawatir

Terkuak, fakta sebenarnya warga desa di Tuban berbondong-bondong beli mobil, 1 rumah order 3 unit, Kades khawatir

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase TikTok @rizkii.02
Tangkapan layar suasana warga desa Tuban membeli mobil massal 

Namun, Kepala Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Gihanto mengaku menyimpan rasa khawatir.

Pasalnya, hanya sedikit dari warganya yang menggunakan rezekinya untuk membuka usaha.

"Ada rasa kekhawatiran karena sedikit yang dibuat usaha," kata Kades ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021), seperti dilansir dari Surya.co.id artikel 'Viral Warga Desa di Kabupaten Tuban Beli Mobil Ramai-ramai, Pak Kades Malah Khawatir, Ada Apa?'.

10 Ladang Uang Amanda Manopo yang Fantastis, Bisnis Skincare Sampai Make Up, Arya Saloka Kalah Telak

4 Pernyataan Ayu Ting Ting Jawab Soal Batal Nikah dengan Adit Jayusman, Bahas Permintaan Orang Tua

Kades Sumurgeneng, Gihanto ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021)
Kades Sumurgeneng, Gihanto ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021) (surya.co.id/m sudarsono)

Gihanto menjelaskan, di desanya ada sekitar 840 KK namun yang tanahnya dijual untuk kebutuhan lahan GRR sekitar 225 orang.

Nilai tanah di sekitar lokasi dihargai Rp 600-800 ribu, lebih jauh tinggi di atasnya dibanding harga semula Rp 100-150 ribu.

Rata-rata yang menjual tanahnya, 90 persen untuk beli mobil, 75 persen untuk beli tanah, 50 persen untuk bangun rumah.

Sedangkan yang untuk usaha sedikit sekali, hanya beberapa saja.

"Yang dibuat untuk usaha sedikit, banyak yang digunakan untuk beli mobil, sudah ada 176 mobil baru yang dibeli secara bertahap, kemarin baru datang 17 mobil," terangnya.

Zona Merah Jawa Timur Hari Ini Rabu 17 Februari 2021: Hanya Tersisa Kabupaten Jombang

Pesona Habib Usman Bikin Nikita Mirzani Klepek-klepek Mau Jadi Istri Kedua, Ini Reaksi Kartika Putri

Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, beli mobil beramai-ramai.
Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, beli mobil beramai-ramai. (Tribunnews/Istimewa)

Sementara itu, Mulyadi, salah satu warga mengaku tanahnya seluas 1/2 hektar telah dibeli sebagai ganti untung pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak perusahaan Pertamina dan Rosneft.

Uang tersebut, menurut Mulyadi, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli mobil.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved