Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pesan PA Kabupaten Malang Cegah Konflik Sengketa Warisan

Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang memberikan pesan yang menyatakan konflik harta warisan dapat dicegah.

erwin wicaksono/suryamalang.com
Humas Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang, Muhammad Ghazali. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang memberikan pesan yang menyatakan konflik harta warisan dapat dicegah.

Pencegahan konflik itu harus dibarengi dengan pemahaman agama yang baik tentang pembagian harta warisan.

"Perkara semacam  ini sudah tidak ada jika masyarakat mengerti aturan secara agama," ujar Humas PA Kabupaten Malang, Muhammad Ghazali ketika dikonfirmasi pada Rabu (17/2/2021).

Ghazali berpesan, perkara warisan harus diselesaikan tidak berlarut-larut.

Dia mengartikan perkara warisan seharusnya diselesaikan tidak lama setelah pewaris meninggal.

"Namun, kenyataannya berbeda. Masyarakat justru baru mengurus tentang warisan ini setelah pewaris meninggal bertahun-tahun. Ironisnya, persoalan warisan ini kadang terjadi antara anak dan orang tua. Sebaliknya, orang tua berpolemik dengan anak juga ada," tutur Ghazali. 

Terakhir, Ghazari menerangkan waktu ideal tentang pembahasan pembagian harta warisan.

"Jika pembagian warisan ini diselesaikan secara kekeluargaan setelah urusan perawatan jenazah dan hutang piutang pewaris, bisa 7 hingga 40 hari mungkin permasalahan warisan bisa ditekan," ungkap Ghazali.

Di sisi lain, data Pengadilan Agama pada bulan Januari 2021 menunjukkan hanya ada 1 perkara tentang harta warisan

Jumlah tersebut menunurun bila dibandingkan pada Januari 2020 lalu.

Januari tahun lalu jumlah perkara sengketa warisan ini ada 5 perkara.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved