Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

BNI Kanwil Surabaya dan Malang Gelar Workshop Kartu Tani, Ini Tujuannya

Bank BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Surabaya dan Malang, menggelar Workshop Percepatan Pengelolaan Kartu Tani Jawa Timur 2021.

BNI Kanwil Surabaya/suryamalang.com
Wagub Jatim Emil Dardak Elastianto saat hadir dalam workshop Percepatan Pengelolaan Kartu Tani Jawa Timur 2021 yang digelar BNI Kanwil Surabaya dan Malang. 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Sri Handi Lestari
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Bank BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Surabaya dan Malang, menggelar Workshop Percepatan Pengelolaan Kartu Tani Jawa Timur 2021.

Dalam kegiatan itu, BNI juga bekerja sama dengan Kementrian Pertanian, Kemenko Perekonomian, PIHC (Pupuk Indonesia Holding Company), dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Pemimpin BNI Wilayah Surabaya, Muhammad Gunawan Putra, menyebutkan bila kegiatan ini merupakan inisiasi dari Bank BNI untuk optimalisasi distribusi Kartu Tani di Jatim.

"Sekaligus sebagai bentuk evaluasi implementasi Kartu Tani 2020," kata Muhammad Gunawan Putra, Kamis (18/2/2021).

Workshop telah digelar sepanjang hari Rabu (17/2/2021), dengan dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak Elastianto, bersama Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, dan Pemimpin BNI Wilayah Malang, Beby Lolita Indriani.

Seperti yang telah diketahui, BNI menjadi salah satu bank yang ditunjuk untuk menyalurkan Kartu Tani.

Di tahun 2021 ini, untuk Jatim distribusi Kartu Tani ditargetkan 100 persen.

"Dengan adanya workshop kartu tani tersebut, BNI sebagai agent of development turut menyukseskan program pemerintah dalam bidang pertanian dan berharap semoga ke depan para petani di Jatim lebih mudah menjalankan aktivitasnya," ungkap Muhammad Gunawan.

Dalam workshop ini, juga menjadi media diskusi antar instansi, mengingat Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan yang terintegrasi seperti simpanan, transaksi penyaluran pinjaman dan juga berfungsi sebagai kartu subsidi/wallet.

"Kartu Tani membangun sistem agar program pemerintah bisa tepat seperti yang diinginkan sesuai asas 7T (Tepat Jumlah, Jenis Waktu, Tempat, Mutu, Harga dan Sasaran," tandas Muhammad Gunawan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved