Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Pedagang di Payung 1 Diimbau Tidak Beraktivitas Sementara Waktu

BPBD Batu mengimbau kepada pedagang kawasan Payung 1 untuk sementara waktu tidak beraktivitas dan tinggal di warung.

PUSDALOPS BPBD BATU
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batu, Achmad Choirur Rochim saat berdialog dengan warga dan pedagang, Rabu (17/2/2021). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mengimbau kepada pedagang kawasan Payung 1 untuk sementara waktu tidak beraktivitas dan tinggal di warung.

Hal itu disampaikan setelah adanya rapat bersama sejumlah pihak pada 17 Februari 2021.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batu, Achmad Choirur Rochim mengemukakan, pihak berwajib telah memberikan informasi kepada pedagang mengenai upaya-upaya penanganan yang sedang dan yang akan dilaksanakan dalam jangka pendek. Jangka pendek tersebut selama sebulan.

"14 pedagang bersedia untuk sementara waktu tidak berjualan dan mengosongkan warungnya," ujar Rochim, Kamis (18/2/2021).

Rochim menginformasikan, ada 12 warung yang pemiliknya adalah warga Batu. Sementara sisanya adalah warga Pujon.

Mereka sementara waktu kembali ke rumah masing-masing.

Ada 2 warung tang dihuni 7 orang. Mereka tidak memiliki rumah dan selama ini tinggal di warung.

"Kepada penghuni 2 warung tersebut untuk sementara waktu disediakan tempat tinggal di Posko BPBD Punten," paparnya.

Proses evakuasi atau pengosongan warung akan dilaksanakan pada 18-19 Februari 2021.

Dalam proses evakuasi, pedagang akan disediakan sarana transportasi oleh Pemerintah untuk membantu memindahkan barang-barang yang ada di Warung.

"Selama tidak dapat melakukan aktivitas dagang, warga maupun pedagang akan diberikan bantuan kebutuhan dasar."

"Pedagang juga meminta untuk dicarikan solusi penyediaan tempat untuk berdagang sementara waktu di lokasi lain," tutup Rochim.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved