Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kanwil DJBC Jatim II Dapat Target Pajak Sebesar Rp 48,4 Triliun pada Tahun 2021

Kanwil Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur II mendapat target pajak sebesar Rp 48,4 triliun pada tahun 2021.

web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jawa Timur II mendapat target pajak sebesar Rp 48,4 triliun pada tahun 2021.

"Realisasi sampai pertengahan Februari 2021 sudah mencapai mencapai 10,65 persen atau setara Rp 5,1 triliun," kata Oentarto Wibowo, Kakanwil DJBC Jatim II kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (20/2/2021)

Oentarto Wibowo menilai tahun ini menjadi tahun terberat bagi para pelaku Industri Hasil Tembakau (IHT) karena pemerintah menetapkan rata-rata kenaikan tarif cukai setiap jenis rokok sebesar 12,5 persen.

"Kenaikan ini lebih rendah dibandingkan dengan kebijakan tahun sebelumnya, yakni sebesar 23 persen. Namun, tarif cukai sigaret kretek tangan (SKT) tidak naik,” ungkapnya.

Pihaknya optimis dapat mencapai target penerimaan.

Berkaca dari tahun 2020, pihaknya mendapat realisasi melebihi dari target yang ditentukan.

"Kuncinya adalah terus memberantas rokok ilegal," terangnya.

Selain upaya mendapatkan bea masuk lewat cukai, pihaknya juga tetap menjalankan tugas perlindungan masyarakat.

Kanwil DJBC Jatim II tetap mengawasi dan menindak barang ilegal atau terlarang, baik bersifat preventif maupun represif.

Oentarto Wibowo menambahkan pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kinerja dan pelayanan bagi pengguna jasa.

"Kami siap mendorong dan memfasilitasi perusahaan berpotensi untuk mendorong kegiatan ekspor untuk memulihkan ekonomi Indonesia, agar dapat bertahan dan bangkit dari tekanan akibat pandemi Covid-19," tandasnya.

Kanwil DJBC Jawa Timur II berhasil mencapai target realisasi sebesar 105,36 persen pada tahun 2020.

Oentarto Wibowo mengatakan dari total penerimaan yang diterima, sebanyak 98,22 persen diantaranya merupakan penerimaan dari cukai hasil tembakau (CHT), etil alcohol maupun minuman mengandung etil alcohol (MMEA).

"Kami mendapat target awal sebesar Rp 45 triliun sepanjang tahun 2020. Karena masa pandemi Covid 19, target diturunkan menjadi Rp 42 triliun."

"Saat akhir tahun, realisasi kami mencapai 105,36 persen atau setara dengan Rp 49,7 triliun," ujarnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved