Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Penerapan PPKM Tanpa Batas Waktu, Begini Perbandingan WFH dan WFO di Kota Malang

Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Malang berlangsung tanpa batas waktu.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Wali Kota Malang, Sutiaji 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Malang berlangsung tanpa batas waktu.

Di antaranya penerapan bekerja di rumah (WFH) dan bekerja di kantor (WFO) dengan perbandingan 50:50.

Kebijakan ini diperbarui setelah sebelumnya aturan WFH dan WFO memiliki perbandingan 75:25.

"PPKM Mikro tidak usah ada batasan waktu. Kami akan terus evalusi. Seperti WFH WFO 50:50 dan untuk unit usaha perbandingannya 75:25 dengan memberlakukan pembatasan pengunjung sebesar 50 persen," ucap Sutiaji, Wali Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM.

Dengan menerapkan PPKM Mikro tanpa ada batasan waktu ini, Sutiaji optimis Kota Malang dapat mengendalikan penyebaran Covid-19.

Pasalnya, jumlah kasus Covid-19 di Kota Malang menurun selama PPKM Mikro berlangsung.

Begitu juga dengan bed occupancy rate (BOR) di tiap rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang juga menurun.

"Ekonomi dan sosial terus meningkat pelan tapi pasti, dan Covid-19 harus bisa dikendalikan," ucapnya.

Sutiaji juga berharap pembentukan posko Covid-19 tingkat kelurahan sampai RT dapat berjalan maksimal.

Posko tersebut yang akan memantau mobilitas orang, baik warga sekitar maupun para tamu maupun pendatang.

"Karena RT dan RW yang mengawasi pembatasan mobilitas orang. Orang yang datang ke rumah juga kembali ke RT RW. Dengan begitu akan terpantau. Koordinasi dan laporan harus ada. Misalkan kalau ada yang sakit bisa langsung dibawa ke Puskesmas terdekat," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved