Breaking News:

Nasional

Masuk Bursa Calon Gubernur DKI Jakarta, Didik Mukrianto : Partai Demokrat Serius Siapkan Kandidat

Masuk Bursa Calon Gubernur DKI Jakarta, Didik Mukrianto : Partai Demokrat Serius Siapkan Kandidat

IST
Didik Mukrianto saat bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto masuk dalam satu di antara sembilan nama bursa kandidat Gubernur DKI Jakarta yang disampaikan Partai Demokrat.

Menanggapi hal ini, Didik Mukrianto menegaskan hal tersebut sebagai bentuk keseriusan partainya menyiapkan kader terbaik di kontestasi.

"Partai Politik ini adalah lembaga politik yang bertujuan menjadi sarana pendidikan politik, artikulasi politik, komunikasi politik, sosialisasi politik, agregasi politik dan rekrutmen politik," kata Didik dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (20/2/2021).

Munculnya banyak nama dalam bursa calon kepala daerah menunjukkan Demokrat kaya akan kader potensial. Ke depan, nama tersebut akan mengerucut menjadi satu nama.

"Dalam konteks itu, tentu Partai Demokrat juga ingin memastikan rekrutmen politik termasuk melahirkan calon pemimpin berjalan dengan baik," kata Didik yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Tuban ini. 

"Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa mendapatkan banyak alternatif pilihan dalam kontestasi demokrasi dalam melahirkan calon pemimpin," kata Anggota DPR RI ini.

Menurutnya, rekrutmen politik idealnya tidak bisa dilakukan secara instan. Sebab, juga mempertimbangkan integritas, kapasitas, kapabilitas, kompetensi dan rekam jejaknya.

"Dalam perspektif itu, calon-calon yang ditawarkan Bapilu DPP PD sudah syarat dengan karya bakti, pengabdian dan rekam jejaknya bersama Perjalanan Demokrat," kata Ketua Karang Taruna Nasional ini.

"Tidak berlebihan apabila figur-figur yang ditawarkan Bapilu DPP PD ditawarkan kepada masyarakat DKI Jakarta dari sekarang, mengingat sehebat dan seideal apapun figur endingnya rakyatlah yang akan menentukan," katanya.

Melibatkan partisipasi publik dalam penyiapan pemimpin sejak awal akan menjadi preseden dan budaya baik yang harus dikembangkan. Harapannya, keterpilihan pemimpin ke depan bukan karena karena didominasi jaringan capital atau uang.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved